Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Korban Sempat Koma Lima Hari

Pria 32 Tahun Tewas Dikeroyok di Lapangan Palm Beach Tanjung Uma
Oleh : Aldy Daeng
Jumat | 03-10-2025 | 17:28 WIB
Korban-Koma1.jpg Honda-Batam
Rizki Fadli (32) alias Kiki sempat mengalami koma 5 hari usai diduga dikeroyok di Lapangan Palm Beach Tanjunguma. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Seorang pria bernama Rizki Fadli (32) alias Kiki meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan di Lapangan Kampung Nelayan (Palm Beach), Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam.

Korban sempat menjalani perawatan intensif selama lima hari di ruang ICU sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (1/10/2025).

Peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh adik kandung korban, Tri Uci Utami (27), berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/141/IX/2025/SPKT/Polsek Lubuk Baja/Polresta Barelang/Polda Kepri, tertanggal 26 September 2025.

Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Iptu Noval Adimas Ardianto, menyampaikan, peristiwa pengeroyokan terjadi pada Kamis (25/9/2025) sekitar pukul 23.54 WIB di lokasi kejadian. Korban baru ditemukan dalam kondisi terluka parah sekitar pukul 06.00 WIB keesokan harinya.

Korban sempat dilarikan ke RS Elisabeth Batam Kota, namun karena keterbatasan ruang perawatan, ia kemudian dirujuk ke RS Hj. Bunda Halimah. "Saat tiba, korban dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan sejumlah luka lebam di tubuh. Ia mengalami koma hingga akhirnya meninggal dunia pada pukul 07.12 WIB, Rabu (1/10/2025)," ungkap Iptu Noval, Jumat (3/10/2025).

Iptu Noval menyebutkan, jenazah korban dimakamkan pada sore harinya di TPU Sei Temiang, Kelurahan Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi.

"Penyidik masih melakukan pengembangan penyidikan untuk mengungkap pelaku yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut," sebut Iptu Noval Adimas Ardianto.

Editor: Yudha