Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pemerintah Luncurkan Paket Ekonomi 2025, Airlangga: Target Pertumbuhan 5,2 Persen Bisa Dicapai
Oleh : Redaksi
Jumat | 03-10-2025 | 10:48 WIB
paket-ekonomi1.jpg Honda-Batam
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, usai memimpin Rapat Koordinasi Akselerasi Pertumbuhan Kuartal IV-2025 bersama sejumlah menteri dan pimpinan lembaga di Wisma Danantara Indonesia, Rabu (1/10/2025). (Kemenko Perekonomian)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Pemerintah meluncurkan Paket Ekonomi 2025 dan Penyerapan Tenaga Kerja untuk memperluas lapangan kerja, meningkatkan investasi, sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Program tersebut terdiri atas 8 program akselerasi pada 2025, 4 program lanjutan di 2026, serta 5 program andalan khusus penyerapan tenaga kerja.

Untuk memastikan implementasi berjalan optimal sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memimpin Rapat Koordinasi Akselerasi Pertumbuhan Kuartal IV-2025 bersama sejumlah menteri dan pimpinan lembaga di Wisma Danantara Indonesia, Rabu (1/10/2025).

"Pemerintah optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi 5,2% bisa dicapai. Oleh karena itu, sesuai dengan arahan Bapak Presiden, para menteri berkumpul untuk mengecek program-program unggulan. Saat ini PMI manufaktur masih ekspansif di angka 50,4 dan surplus ekspor mencapai USD 5,49 miliar," jelas Airlangga.

Salah satu program prioritas 2025 adalah program magang untuk lulusan perguruan tinggi (fresh graduate maksimal 1 tahun) melalui sistem SIAPKerja. Pemerintah kini tengah menghimpun kebutuhan dari sisi perusahaan, baik BUMN maupun swasta. Pendaftaran peserta akan dibuka pada 15 Oktober 2025 sehingga lulusan dapat segera mengakses kesempatan magang yang tersedia.

Airlangga juga menekankan sejumlah program unggulan untuk mendorong penyerapan tenaga kerja, seperti Koperasi Merah Putih, penguatan sektor pertanian dan kelautan-perikanan, pengembangan desa nelayan, hingga revitalisasi tambak di kawasan Pantura seluas 20 ribu hektare.

"Pemerintah juga mendorong akselerasi belanja di 12 kementerian/lembaga serta optimalisasi program seperti Makan Bergizi Gratis, sekolah unggulan, dan dukungan kepada UMKM. Arahan Presiden jelas, stimulus tambahan di Kuartal IV akan menjangkau hingga desil keempat atau lebih dari 30 juta keluarga penerima manfaat," ujar Airlangga.

Selain itu, pemerintah menyiapkan berbagai program untuk mendorong konsumsi masyarakat, termasuk HARBOLNAS pada 10-16 Desember 2025 yang ditargetkan menghasilkan transaksi Rp 35 triliun, BINA Hari Belanja Diskon Indonesia, serta EPIC Sale di akhir Desember 2025.

Menyambut Natal dan Tahun Baru, pemerintah juga menyiapkan stimulus transportasi. Program tersebut mencakup diskon tarif kereta api 30% bagi 1,5 juta penumpang, diskon tarif angkutan laut Pelni 20% untuk 405 ribu penumpang, serta potongan biaya jasa pelabuhan bagi 227 ribu penumpang dan 491 ribu kendaraan pengguna jasa ASDP.

Untuk transportasi udara, kebijakan khusus akan diberlakukan melalui skema PPN Ditanggung Pemerintah (DTP), diskon fuel surcharge, hingga penurunan harga avtur, sehingga harga tiket pesawat turun 12-14%. Diskon berlaku untuk pembelian tiket 22 Oktober 2025 - 10 Januari 2026, dengan periode penerbangan 22 Desember 2025 - 10 Januari 2026.

"Selain itu, pemerintah juga menyiapkan dukungan untuk event wisata dan paket bundling dengan kuliner serta UMKM," pungkas Airlangga.

Editor: Gokli