Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Sering Cekcok dan Cemburu, Motif Suami Tega Habisi Nyawa Istri dengan Parang di Bintan
Oleh : Syajarul Rusydy
Senin | 29-09-2025 | 18:28 WIB
2909_suami-bunuh-istri_2025.jpg Honda-Batam
Kapolres Bintan, AKBP Yunita Stevani pimpin konfrensi pers kasus penganiayaan suami terhadap istri menggunakan senjata tajam, Senin (29/9/2025). (Syajarul/BTD)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Kapolres Bintan, AKBP Yunita Stevani mengungkapkan motif pria berinisial MP (45) tega menghabisi istrinya dengan senjata tajam (parang) akibat sering cekcok dan rasa cemburu.

Puncaknya, emosi pelaku tak terbendung lagi hingga tega nenganiaya korban dengan senjata tajam.

"Diketahui belakangan korban dan pelaku kerap cekcok, sejak kedatangan keponakan pelaku. Merasa iri, perhatian pelaku lebih besar terhadap ponakannya. Hal ini yang membuat korban dan pelaku kerap bertengkar," beber Yunita konferensi pers di Mapolres Bintan, pada Senin (29/9/2025).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bintan Iptu Fikri Rahmadi mengatakan usai menganiaya korban hingga nyawanya tak tertolong, ia langsung menyerahkan diri ke Mapolsek Bintan Timur.

"Dari informasi itu kita langsung amankan pelaku, beserta barang bukti seperti parang, hendphone keduanya, pakaian dan lain lain," beber Fikri.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan dengan Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun penjara.

Sebelumnya, akibat cekcok, seorang suami di Bintan berinisial M tega menghabisi nyawa istrinya berinisial R (38) dengan parang, pada Rabu (24/9/2025) dini hari.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Bintan untuk penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong.

Dari infomasi yang dihimpun, korban dan pelaku kerab terlibat cekcok, namun belum diketehui pasti penyebab korban nekat menghabisi nyawa istrinya.

"Masih kita dalami motif pelaku," ujar Kasat Reskrim Polres Bintan, Iptu Fikri Rahmadi.

Sementara itu, Ketua RW 09, Kelurahan Sungai Lekop, Martono, membenarkan ada seorang warga Perumahan Grand Pesona Mutiara tewas di tangan suaminya sendiri. "Korban adalah perempuan yang merupakan istri dari pelaku," ucap Martono.

Namun, Martono, belum mengetahui secara detail peristiwa tersebut karena baru mendapat informasi. "Saya baru mendapatkan informasi tadi," timpalnya.

Editor: Yudha