Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

MPI Kepri Resmi Dikukuhkan, Dahnil Anzar Tegaskan Gerakan Politik Berlandas Moral Presiden Prabowo
Oleh : Aldy
Sabtu | 27-09-2025 | 13:28 WIB
MPI-Kepri.jpg Honda-Batam
Pengukuhan pengurus Matahari Pagi Indonesia (MPI) Provinsi Kepulauan Riau di Ballroom Baba Resto, Batam Center, Sabtu (27/9/2025). (Foto: Aldy)

BATAMTODAY.COM, Batam - Pengukuhan pengurus Matahari Pagi Indonesia (MPI) Provinsi Kepulauan Riau berlangsung meriah dengan nuansa kebangsaan di Ballroom Baba Resto, Batam Center, Sabtu (27/9/2025).

Ketua MPI Kepri, Susanna, dalam pidato perdananya menegaskan bahwa MPI hadir sebagai wadah lintas partai, ormas, dan etnis. "MPI terinspirasi dari matahari pagi yang memberikan harapan. Kami akan fokus pada kegiatan sosial, kesehatan, pendidikan, serta kegiatan kebangsaan yang menumbuhkan toleransi, seperti bersih-bersih rumah ibadah," ujarnya.

Susanna juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris. Ia menilai sinergi semua pihak penting untuk mewujudkan Indonesia yang maju, bahagia, dan sejahtera.

Sementara itu, Wakil Menteri Haji dan Umrah RI sekaligus Ketua Majelis Dewan Pembina MPI, Dr H Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan MPI merupakan gerakan politik yang lahir dari moral politik Presiden Prabowo Subianto.

"MPI ini murni gerakan politik. Berangkat dari optimisme dan harapan baru yang diibaratkan seperti sinar matahari pagi. Dari gerakan politik, ia menjelma menjadi gerakan sosial, kebudayaan, dan kebangsaan," ungkap Dahnil.

Dahnil juga mengisahkan kedekatannya dengan Prabowo sejak hampir satu dekade menjadi juru bicara. Menurutnya, Prabowo selalu mengedepankan ikatan hati dan loyalitas dalam kepemimpinan.

Ketua Majelis Dewan Pembina MPI, Dr H Dahnil Anzar Simanjuntak, saat menghadiri Pengukuhan pengurus Matahari Pagi Indonesia (MPI) Provinsi Kepulauan Riau di Ballroom Baba Resto, Batam Center, Sabtu (27/9/2025). (Foto: Aldy)

"Ikatan hati itulah yang menjadi dasar solidaritas MPI. Filosofinya, sinar matahari pagi adalah kualitas terbaik, dan kualitas itu yang ingin kita hadirkan kepada bangsa ini," tegasnya.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya akumulasi capaian generasi sebelumnya demi melahirkan generasi yang lebih sempurna. "Tidak ada lagi saling mengutuk antar rezim. Tidak ada lagi saling menyalahkan antar generasi. Kita harus mengakumulasi kemajuan yang sudah ada dan memadukannya dengan generasi hari ini," imbuhnya.

Menurut Dahnil, MPI terbuka untuk semua kelompok tanpa memandang etnis, agama, maupun budaya. "Di sinilah kita gaungkan semangat multikulturalisme, semangat persatuan. Semangat adventure politik Prabowo harus kita bawa dalam gerakan kebudayaan," jelasnya.

Dalam penutup pidatonya, Dahnil menegaskan disiplin dan komitmen sebagai fondasi bernegara. "Negara harus memegang disiplin dan komitmen. Budaya adalah cerminan bangsa. Di MPI, kita ingin menghidupkan kembali budaya itu melalui gerakan sosial dan kebudayaan," tandasnya.

Acara pengukuhan turut dihadiri tokoh nasional dan daerah, antara lain anggota DPR RI Fraksi Gerindra Maireza Endipat Wijaya, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, Wakil Ketua DPRD Batam Aweng Kurniawan, serta perwakilan partai politik seperti Gerindra, PAN, NasDem, dan PDI-P.

Editor: Gokli