Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Sejumlah Kamera ETLE di Batam Padam, Polda Kepri Pastikan Sedang dalam Perawatan
Oleh : Aldy
Kamis | 25-09-2025 | 15:28 WIB
ETLE-KDA.jpg Honda-Batam
ETLE, di titik KDA (samping KBC) Jalan Raja Isa. (Foto: Aldy)

BATAMTODAY.COM, Batam - Sejumlah kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Kota Batam terpantau tidak berfungsi dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini menimbulkan beragam tanggapan masyarakat, terutama para pengguna jalan yang terbiasa melintas di titik pantauan ETLE.

"Kalau saya pribadi santai saja kalau kamera itu tak berfungsi. Hanya saja, kalau barang itu tidak berfungsi, kan sayang. Itu bukan barang murah, tentu tidak sedikit anggaran yang terbuang kalau tidak berfungsi," ujar Alam, warga Batam Centre, Kamis (25/9/2025).

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Kepri, Kompol Krisna Ramadhani Yowa Ardana, menegaskan kamera ETLE tersebut tidak dimatikan, melainkan sedang dalam proses perawatan rutin oleh vendor dari Korlantas Polri.

"Ada beberapa kendala teknis pada perangkat ETLE, khususnya di titik KDA (samping KBC) Jalan Raja Isa. Kameranya sudah dibawa ke Jakarta oleh tim perawatan untuk dilakukan perbaikan," jelas Kompol Krisna.

Ia merinci, terdapat tiga titik kamera ETLE statis di Batam, yakni Simpang Masjid Raya (Jalan Ahmad Yani, Batam Centre), Simpang KDA (samping KBC, Jalan Raja Isa), dan Simpang Panbil Mall (Batamindo, Jalan Brigjen Katamso).

Kompol Krisna juga menekankan tidak semua kamera di jalan merupakan ETLE. "Untuk simpang Kaliban, masyarakat perlu tahu bahwa itu bukan kamera ETLE. Jadi tidak semua kamera di jalan adalah kamera penindak pelanggaran," tegasnya.

Meski sebagian kamera padam, Ditlantas Polda Kepri memastikan penegakan hukum lalu lintas tetap berjalan, hanya saja saat ini lebih mengedepankan pendekatan edukasi dan teguran simpatik.

"Kami lebih mengedepankan edukasi ke masyarakat. Sosialisasi keselamatan lalu lintas gencar kami lakukan ke sekolah, kampus, perusahaan, hingga komunitas pengemudi online. Tujuannya agar kesadaran tertib lalu lintas tumbuh dari diri sendiri, bukan hanya karena ada kamera," ungkap Kompol Krisna.

Menurutnya, ETLE merupakan program strategis nasional dalam modernisasi penegakan hukum lalu lintas. Keberadaannya penting bagi Batam yang lalu lintasnya kian padat seiring meningkatnya jumlah kendaraan bermotor.

"Kalau sarana ETLE sudah normal kembali, efektivitas penegakan hukum lalu lintas akan lebih maksimal. Tapi saat ini, yang utama adalah keselamatan bersama. Jangan hanya tertib karena ada kamera, tapi karena kesadaran menjaga nyawa diri sendiri dan orang lain," pungkasnya.

Editor: Gokli