Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

RI-Uruguay Rayakan 60 Tahun Hubungan Diplomatik, Sepakat Dorong Perdagangan dan Investasi
Oleh : Redaksi
Kamis | 18-09-2025 | 09:28 WIB
RI-Uruguay.jpg Honda-Batam
Sesmenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso bersama Wakil Menteri Luar Negeri Uruguay, Valeria Csukasi, di Jakarta, Senin (15/9/2025). (Kemenko Perekonomian)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Indonesia dan Uruguay memperkuat komitmen kerja sama ekonomi pada momentum peringatan 60 tahun hubungan diplomatik. Langkah ini diproyeksikan menjadi tonggak baru untuk memperluas akses pasar, meningkatkan investasi, serta mendorong kerja sama di berbagai sektor strategis yang saling menguntungkan.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Susiwijono Moegiarso, menegaskan dukungan Indonesia terhadap inisiatif Uruguay menjajaki Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

"Indonesia menyambut baik inisiatif Uruguay untuk menjajaki CEPA. Kami percaya kerja sama ini akan memperluas akses pasar, membuka peluang investasi, dan memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha maupun masyarakat di kedua negara," ujarnya saat menerima kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri Uruguay, Valeria Csukasi, di Jakarta, Senin (15/9/2025).

Dalam kesempatan itu, Valeria Csukasi menyampaikan keinginan Uruguay membentuk perjanjian perdagangan komprehensif, baik melalui Indonesia-Uruguay CEPA maupun Indonesia-MERCOSUR CEPA. Menanggapi hal tersebut, Susiwijono menyatakan apresiasinya dan menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama perdagangan dengan Uruguay.

Kedua pihak juga membahas peluang kolaborasi di sektor pertanian, pangan, dan produk halal. Uruguay, sebagai eksportir daging sapi dengan praktik peternakan berkelanjutan, dinilai memiliki potensi besar untuk memperkuat rantai pasok pangan Indonesia. Potensi ini semakin relevan dengan adanya peluang kerja sama produk halal, yang didukung akreditasi Uruguay Islamic Center dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Indonesia.

Selain itu, sektor energi terbarukan turut menjadi fokus. Indonesia dan Uruguay melihat peluang besar dalam pengembangan energi hidro dan angin melalui penelitian bersama, pertukaran ahli, maupun investasi. Pertemuan ini juga menjadi persiapan menuju Forum Konsultasi Bilateral Indonesia-Uruguay di Jakarta serta pertemuan MERCOSUR pada 25 September 2025 yang akan membahas lebih lanjut isu perdagangan.

Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Regional Kemenko Perekonomian, Bobby Chriss Siagian, dan Duta Besar Uruguay untuk Indonesia, Cristina Gonzalez, turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum baru untuk memperkuat hubungan persahabatan, memperluas akses pasar, serta mendorong kerja sama strategis yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.

Editor: Gokli