Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Wali Kota Tanjungpinang dan Forkopimda Tinjau Sekolah Rakyat, 100 Anak Ikuti MPLS 30 September
Oleh : Devi Handiani
Rabu | 17-09-2025 | 17:48 WIB
Tinjau-Sekolah-Rakyat1.jpg Honda-Batam
Wali Kota Tanjungpinang dan Forkopimda Tinjau Sekolah Rakyat. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Sebanyak 100 anak dari keluarga kurang mampu dan putus sekolah akan memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat (SR) Tanjungpinang pada 30 September 2025. Persiapan sekolah berasrama penuh pertama di ibu kota Provinsi Kepulauan Riau ini telah mencapai 91 persen.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, bersama Wakil Wali Kota Raja Ariza dan unsur Forkopimda meninjau langsung kesiapan SR sementara di Jalan Borobudur, Rabu (17/9/2025).

Lis menyatakan pemerintah daerah bersama Forkopimda mendukung penuh program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

"Insya Allah anak-anak segera mulai belajar di sini. Kami hadir memastikan semua siap dan berjalan baik. Sekolah ini diperuntukkan bagi anak-anak tidak mampu, termasuk mereka yang sempat berhenti sekolah," ujarnya.

Lis menyebutkan saat ini masih ada lebih dari 900 anak putus sekolah di Tanjungpinang. SR diharapkan menjadi solusi, meski ada tantangan seperti adaptasi sistem berasrama dan pemahaman orang tua yang enggan berpisah dengan anak.

"Karena itu sosialisasi terus kami lakukan. Ini program pengentasan kemiskinan yang tepat sasaran, memberi akses pendidikan layak sekaligus membentuk kemandirian," jelasnya.

Kurikulum SR menggabungkan pendidikan umum, agama, dan kejuruan untuk membentuk akhlak, wawasan kebangsaan, dan keterampilan hidup siswa.

"Anak-anak dipersiapkan agar mandiri dan tangguh menghadapi persoalan masa depan. Bahkan mudah-mudahan ke depan mereka bisa difasilitasi negara untuk melanjutkan ke sekolah kedinasan," tambah Lis.

Pemko telah menyiapkan lahan 6 hektare di Madong untuk kompleks SR permanen. Pembangunan direncanakan dimulai Desember 2025 dengan fasilitas lengkap gratis bagi siswa.

Kepala Sekolah SR, Reni Putri Rahmadani, menyebut Kementerian Sosial menugaskan 19 guru untuk jenjang SD, SMP, dan SMA; 4 dari Tanjungpinang dan lainnya dari luar daerah, dijadwalkan tiba 25 September.

Fasilitas SR meliputi asrama putri dan putra, ruang belajar, mushola, UKS, dapur, dan ruang makan mendukung sistem boarding school.

"Pada Kamis atau Jumat, tim Kemensos meninjau persiapan akhir, termasuk vendor makanan dan perlengkapan belajar," tambahnya.

Editor: Yudha