Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

NasDem Kepri di Tangan Amsakar, Tunggu Jadwal Pelantikan
Oleh : Aldy Daeng
Kamis | 11-09-2025 | 18:28 WIB
AR-BTD-4330-Kamaluddin1.jpg Honda-Batam
Sekretaris DPW NasDem Kepri, Muhammad Kamaluddin. (Dok BTD)

BATAMTODAY.COM, Batam - Kepastian Amsakar Achmad menakhodai Partai NasDem Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kian terang. Sekretaris DPW NasDem Kepri, Muhammad Kamaluddin, membenarkan bahwa Amsakar yang saat ini menjabat Wali Kota Batam akan segera dilantik sebagai Ketua DPW NasDem Kepri, menggantikan Muhammad Rudi.

"Iya benar begitu informasinya. Rencananya beliau akan segera menduduki posisi Ketua DPW Partai NasDem Kepri. Hanya saja, jadwal pelantikannya belum ditentukan," ujar Kamal saat ditemui di Kantor DPRD Batam, Kamis (11/9/2025).

Kursi Ketua DPW NasDem Kepri, sebelumnya dipegang oleh mantan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. Namun pasca-kekalahannya di Pilkada Gubernur Kepri, tongkat estafet kepemimpinan partai besutan Surya Paloh ini kini berpindah ke Amsakar Achmad.

Meski sudah dipastikan naik ke level provinsi, namun Amsakar masih menjabat sebagai Ketua DPD NasDem Kota Batam. Kamal menegaskan, belum ada penunjukan pengganti untuk posisi tersebut.

"Belum ada untuk pengganti Pak Am. Sejauh ini masih beliau juga yang menahkodai DPD NasDem Batam," jelas Ketua DPRD Batam itu.

Disinggung terkait isu bola panas yang beredar, nama anggota DPRD Batam, Rival Pribadi sempat mencuat sebagai kandidat kuat Ketua DPD NasDem Batam. Namun Kamal menepis kabar tersebut.

"Belum ada itu (nama). Semua keputusan perubahan kepemimpinan akan diumumkan oleh pusat," tegasnya.

Saat dikonfirmasi terpisah, Amsakar memilih irit bicara soal jabatannya yang baru. Dengan nada seloroh, ia justru balik bertanya kepada wartawan.

"Pertanyaan saya, kenapa awak nie betul-betul getol menanyakan tentang NasDem?," ucapnya sambil tersenyum.

Dengan gaya politisnya, Amsakar menambahkan, dirinya saat ini tengah fokus menjaga kondusivitas daerah melalui serangkaian pertemuan dengan berbagai komunitas, mulai dari mahasiswa, serikat pekerja, hingga alim ulama.

"Soal NasDem, Selasa depanlah akan saya infokan. Kasih saya bernafas dulu," ujarnya singkat.

Editor: Yudha