Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Satu Korban Tewas dan Tiga Lainnya Luka Ringan

Sopir dan Kernet Truk Crane Penabrak Mobil Wuling di Tiban Center Serahkan Diri ke Polresta Barelang
Oleh : Aldy Daeng
Senin | 01-09-2025 | 15:28 WIB
AR-BTD-4685-Tabrakan-Batam.jpg Honda-Batam
Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo. (Foto: Aldy Daeng/Batamtoday)

BATAMTODAY.COM, Batam - Kecelakaan maut terjadi di Simpang Lampu Merah Tiban Center, Batam, Sabtu (30/8/2025) siang. Satu unit truk crane menghantam sejumlah kendaraan hingga menewaskan satu penumpang mobil Wuling, sementara tiga orang lainnya mengalami luka ringan.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, menyebut dugaan awal penyebab kecelakaan adalah rem truk yang blong. Namun, kepastian penyebab masih menunggu pemeriksaan bersama Dinas Perhubungan dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).

"Informasi awal, kendaraan ini tidak memiliki riwayat uji KIR. Artinya, secara administrasi truk tersebut tidak layak beroperasi," ujar Kompol Afiditya saat ditemui di Gedung DPRD Batam, Senin (1/9/2025).

Korban meninggal sempat dilarikan ke RSBP Sekupang, namun nyawanya tidak tertolong. Polisi masih memverifikasi identitas resmi korban yang diketahui seorang perempuan. Sementara itu, tiga korban luka ringan sudah mendapat penanganan medis.

Afiditya juga mengungkapkan bahwa sopir truk dan kernet sempat melarikan diri setelah kejadian. Namun, keduanya akhirnya menyerahkan diri ke Polresta Barelang pada Minggu (31/8/2025) dini hari.

"Keduanya saat ini diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hasil tes urine sopir juga menunjukkan negatif narkoba," jelasnya.

Selain itu, polisi juga menelusuri pengendara motor yang kabur meninggalkan kendaraannya di lokasi kecelakaan. "Dari rekaman CCTV terlihat pemilik motor melarikan diri. Motornya masih kami amankan, tetapi identitas pengendaranya belum diketahui," tambah Afiditya.

Pihak kepolisian memastikan hasil pemeriksaan resmi terkait dugaan rem blong akan segera diumumkan. "Kami bersama BPTD sudah lakukan pengecekan. Hasil resminya akan keluar dalam waktu dekat karena kejadian berlangsung pada akhir pekan," pungkas Afiditya.

Editor: Gokli