Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Tragis, Seorang Ayah di Pinang Kencana Ditemukan Tewas di Dapur Kontrakan
Oleh : Devi Handiani
Selasa | 12-08-2025 | 16:48 WIB
Bundir-Pinang1.jpg Honda-Batam
Petugas kepolisian mengevakuasi jenazah Yusuf Tampubolon (37) yang ditemukan tak bernyawa di rumah kontrakan. (Foto: Devi Handiani)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Suasana tenang di Perumahan Bintan Permai, Kelurahan Pinang Kencana, Kota Tanjungpinang, mendadak geger setelah warga menemukan seorang pria tewas dengan kondisi tali terlilit di leher, Selasa (12/8/2025) siang.

Korban diketahui bernama Yusuf Tampubolon (37). Ia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di rumah kontrakan yang baru sebulan ia tempati.

Ketua RT 03, Sukmawati, membenarkan bahwa Yusuf adalah salah satu warganya. Ia menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh anaknya sekitar pukul 13.00 WIB, setelah pulang sekolah.

"Awalnya anaknya pulang sekolah, melihat ayahnya dalam posisi duduk bersandar di pintu dapur dengan tali melilit di leher," ujarnya. Kejadian itu sontak membuat istri dan anak-anak korban histeris.

Informasi yang dihimpun, Yusuf baru dua hari sembuh dari sakit stroke dan mulai kembali bekerja. Selama setahun terakhir, ia diketahui menderita stroke ringan. Menurut keterangan istrinya, kondisi tersebut membuat korban kerap merasa tertekan.

Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Agung Tri Poerbowo, mengatakan pihaknya menerima laporan dari Ketua RT setempat dan langsung menuju lokasi bersama personel Polsek Tanjungpinang Timur.

"Benar, pukul 14.00 WIB korban ditemukan tergantung di dapur menggunakan tali sepatu. Satu kakinya masih berada di atas kursi," jelasnya.

Polisi menduga korban nekat mengakhiri hidupnya akibat depresi. Jasad Yusuf kini telah dibawa ke RSUP Raja Ahmad Thabib untuk proses autopsi guna memastikan penyebab kematian. Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Editor: Yudha