Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Industri Gim Sumbang Rp 700 Triliun ke PDB, IGW 2025 Dorong Ekosistem Gim Lokal
Oleh : Redaksi
Sabtu | 09-08-2025 | 15:48 WIB
Wamenekraf-Irene.jpg Honda-Batam
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, dalam gelaran Indonesia Game Week (IGW) 2025, Jakarta, Jumat, Sabtu, 8 Agustus 2025. (Kemenekraf)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Industri gim Indonesia mencatat kontribusi lebih dari Rp700 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional serta menyerap jutaan tenaga kerja.

Potensi besar ini semakin diperkuat melalui Indonesia Game Week (IGW) 2025, yang digelar bertepatan dengan Hari Gim Nasional sebagai ajang kolaborasi lintas kementerian dan pelaku industri untuk memperkuat ekosistem gim lokal.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menyebut IGW menjadi sarana penting untuk menunjukkan kualitas gim buatan Indonesia. "Ini adalah arena luar biasa untuk membuktikan bahwa Indonesia punya banyak gim berkualitas. Ada gim yang dibuat hanya dalam 10 hari dengan hasil mengesankan, bayangkan jika dikerjakan berbulan-bulan," ujarnya saat pembukaan IGW 2025 di Blok M Hub, Jakarta, Jumat (8/8/2025), demikian dikutip laman Kemenekraf.

Irene menambahkan, IGW diharapkan dapat berkembang menjadi ajang berskala Asia Tenggara. "Acara ini menjadi 'rumah' bagi berbagai event dan IP lokal. Semoga semangat gotong royong ini menginspirasi subsektor kreatif lain," katanya.

Ia menekankan bahwa penguatan industri gim memerlukan kolaborasi pemerintah, komunitas, asosiasi, dan pelaku usaha. "Console tanpa gim itu tidak seru. Karena itu, kita perlu banyak pengisi konten gim, yang otomatis membuka lapangan kerja. Dalam kompetisi gim saja ada komentator, wasit, EO, hingga media yang meliput. Semua ini memicu domino effect bagi industri," jelas Irene.

IGW 2025 merupakan hasil kerja sama Kementerian Ekraf dengan Gamecomm Indonesia, Bappeda, serta sejumlah kementerian, antara lain Kemendikdasmen, Kementerian Ketenagakerjaan, Kemendagri, Kemendag, dan Kementerian Komunikasi dan Digital. Diselenggarakan pada 6-10 Agustus 2025, kegiatan ini mencakup job fair industri gim, talkshow, game testing, IP showcase, portfolio review, hingga cosplay walk competition.

Direktur Gim Kemenparekraf, Luat S P Sihombing, menegaskan industri gim memiliki peran strategis bagi perekonomian. "Dampak langsung dan tidak langsung industri gim diperkirakan menyumbang 0,3 persen terhadap PDB atau lebih dari Rp 700 triliun. Jumlah tenaga kerjanya sudah jutaan karena industri ini juga menggerakkan sektor periferal dan perangkat. Tanpa konten gim, perangkat tersebut tak akan bernilai di pasar," ungkapnya.

Dalam panel diskusi bertema Gim Sebagai Pendorong Ekonomi Digital Nasional, perwakilan Kementerian Ketenagakerjaan, Abdullah Qiqi Asmara, menyoroti peluang kerja di sektor ini. "Perubahan zaman memunculkan pekerjaan baru. Saat ini ada 9,9 juta anak muda, terutama Gen Z, yang belum bekerja, dan sebagian bisa masuk industri gim. Kami menyiapkan berbagai pelatihan untuk itu," ujarnya.

IGW juga menampilkan berbagai paviliun, mulai dari gim lokal digital, boardgame, area komunitas, hingga showcase IP lokal. Acara ini turut dihadiri Presiden Asosiasi Game Indonesia (AGI) Shafiq Husein dan Ketua Konsorsium IGW Sere Kalina.

Editor: Gokli