Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kecelakaan di Simpang PT Pulau Bintan Djaya Tewaskan Satu Orang, Polisi Imbau Pengendara Waspada
Oleh : Syajarul Rusydy
Senin | 04-08-2025 | 14:48 WIB
laka-tewas3.jpg Honda-Batam
Kecelakaan lalu lintas di Jalan Nusantara Kilometer 17, tepatnya di Simpang PT Pulau Bintan Djaya, Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur, Minggu (4/8/2025) sekitar pukul 23.45 WIB. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Nusantara Kilometer 17, tepatnya di Simpang PT Pulau Bintan Djaya, Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur, Minggu (4/8/2025) sekitar pukul 23.45 WIB.

Insiden maut ini melibatkan sebuah mobil pick up Isuzu Panther dan sepeda motor Yamaha R25. Satu orang dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian, sementara satu korban lainnya mengalami luka ringan.

Kepala Seksi Humas Polres Bintan, Iptu HP Bako, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut kecelakaan melibatkan mobil pick up bernomor polisi BP 8564 TQ yang dikemudikan oleh Saroha Gultom (47), warga Tanjungpinang, dengan sepeda motor yang dikendarai oleh Nofa Dwi Yahya (29), seorang mahasiswa asal Bintan Timur.

"Kejadian bermula saat mobil pick up melaju dari arah Kijang menuju Tanjungpinang. Di jalan yang menanjak, sepeda motor yang datang dari arah berlawanan melaju dengan kecepatan tinggi dan tiba-tiba berpindah jalur, sehingga tabrakan tidak terhindarkan," jelas Bako, Senin (5/8/2025).

Akibat benturan keras, pengendara motor, Nofa Dwi Yahya, mengalami luka berat di bagian paha dan lengan, dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Bintan menggunakan ambulans oleh tim medis.

Sementara itu, pengemudi mobil tidak mengalami luka. Namun, seorang penumpang bernama Andready (48) mengalami luka robek di lengan kanan akibat pecahan kaca dan saat ini menjalani perawatan medis.

Pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil pick up beserta STNK dan sepeda motor Yamaha R25 yang terlibat dalam insiden. Kerugian materiil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp 10 juta.

Lebih lanjut, Iptu Bako mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di musim hujan yang rawan menyebabkan jalanan licin dan genangan air. "Saat hujan, kami imbau agar pengendara mengurangi kecepatan dan memastikan kondisi kendaraan, seperti ban dan rem, dalam keadaan baik untuk mencegah kecelakaan," tutupnya.

Editor: Gokli