Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

JnJ Specialist Dental Centre Bawa Teknologi Revolusioner, Batam Siap Jadi Destinasi Layanan Gigi Kelas Dunia
Oleh : Paskalis Rianghepat
Kamis | 10-07-2025 | 12:48 WIB
AR-BTD-4531-JnJ-Specialist.jpeg Honda-Batam
Dr drg Jeddy, Sp.KGA, pendiri sekaligus Direktur Medis JnJ bersama Jenny, Manajer Klinik JnJ, saat peluncuran klinik utama JnJ di kawasan Batam Centre, Kamis (10/7/2025). (Foto: Paskalis Rianghepat/Batamtoday)

BATAMTODAY.COM, Batam - Dunia kesehatan gigi di Batam memasuki babak baru. JnJ Specialist Dental Centre, klinik gigi spesialis pertama di kota industri ini, resmi meluncurkan dua teknologi canggih yang digadang-gadang mampu menghadirkan perawatan gigi presisi, nyaman, dan minim rasa sakit.

Peluncuran ini menjadi bagian dari perayaan 11 tahun perjalanan klinik yang kini tak hanya membidik pasar lokal, tetapi juga pasien internasional.

Dalam acara bertajuk Experience Day yang digelar di klinik utama JnJ di kawasan Batam Centre, Kamis (10/7/2025), pengunjung berkesempatan menyaksikan demo langsung, mengikuti konsultasi gratis, dan memperoleh edukasi publik terkait teknologi terkini dalam dunia kedokteran gigi.

Dr drg Jeddy, Sp.KGA, pendiri sekaligus Direktur Medis JnJ, menuturkan inovasi ini lahir dari semangat membangun layanan kesehatan berkelas global tanpa melupakan akar lokal. "Sebagai dokter yang lahir dan besar di Batam, saya merasa punya tanggung jawab moral membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan gigi. Teknologi ini adalah jembatan dari mimpi lokal menuju praktik berkelas internasional," ujar Jeddy dalam sambutannya.

Salah satu teknologi andalan yang diperkenalkan adalah iTero Element 5D Scanner. Alat berbasis kecerdasan buatan ini mampu menggantikan cetak gigi konvensional yang sering menimbulkan rasa tidak nyaman. Dalam hitungan menit, alat tersebut memindai gigi secara tiga dimensi dan menampilkan simulasi hasil akhir perawatan ortodontik, termasuk Invisalign, secara real-time.

"Pasien bisa langsung melihat gambaran hasil akhirnya, bukan sekadar membayangkan atau menebak-nebak," kata Jenny, Manajer Klinik JnJ.

Jenny menambahkan, teknologi iTero terhubung langsung ke laboratorium internal JnJ, sehingga proses pembuatan alat ortodontik lebih cepat dan risiko kesalahan manusia dapat diminimalkan.

Selain itu, JnJ juga memperkenalkan teknologi Guided Biofilm Therapy (GBT) with Airflow, yang digadang-gadang menjadi alternatif prosedur scaling konvensional. Teknologi ini memanfaatkan semprotan kombinasi udara, air, dan bubuk halus untuk membersihkan plak dan noda tanpa gesekan yang menimbulkan rasa sakit.

"Ini bukan sekadar pembersihan gigi, tapi investasi kesehatan jangka panjang. GBT adalah lompatan besar dalam kedokteran gigi preventif," jelas Jenny.

Menurutnya, teknologi GBT juga dapat membantu menurunkan risiko penyakit sistemik seperti jantung dan diabetes yang kerap berawal dari infeksi di rongga mulut.

Sejak berdiri pada 2014, JnJ dikenal sebagai pelopor dental spa di Batam. Klinik ini telah melayani ribuan pasien serta meraih pengakuan internasional seperti Invisalign Diamond Provider dan Straumann Implant Platinum Award.

Langkah ekspansi JnJ pun tak hanya terhenti di Batam. Tahun lalu, JnJ menjalin kemitraan dengan Healthway Medical Singapore dan Smart Dental Care, membuka peluang transfer teknologi dan layanan lintas negara.

Rachma Nadya, Kepala Divisi Pemasaran JnJ, menegaskan inovasi yang dihadirkan bukan sekadar tren teknologi semata, melainkan solusi medis yang nyata. "Kami percaya, kepercayaan tumbuh dari pemahaman. Pasien perlu tahu, teknologi ini bukan sekadar gaya-gayaan, tapi solusi yang akurat, efisien, dan personal," tutur Rachma.

Dengan lebih dari dua dekade pengalaman, JnJ kini menargetkan bukan hanya pasien lokal, tetapi juga warga internasional yang selama ini harus ke luar negeri untuk mendapatkan layanan serupa. Kehadiran teknologi iTero dan GBT di Batam diyakini akan menjadi magnet baru, bahkan membuka peluang bagi Batam menjadi destinasi wisata medis khusus perawatan gigi.

Kini, dengan inovasi yang dihadirkan JnJ, bukan tidak mungkin arus pasien justru akan berbalik, dari luar negeri menuju Batam.

Editor: Gokli