Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

KSBSI Kepri Gelar Rakerwil di Batam

Advokasi Buruh Jangan Dijadikan Ajang untuk Cari Uang
Oleh : hrj/dd
Senin | 19-11-2012 | 12:47 WIB

BATAM, batamtoday- Puluhan anggota KSBSI dari sejumlah Federasi KSBSI wilayah Kepri mengelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Hotel Pelita Kota Batam, Minggu (18/11/2012) kemarin. 


Perwakilan DPC Federasi yang hadir dalam Rakerwil tersebut diantaranya Federasi Konstruksi Umum dan Informal (FKUI) Kabupaten Bintan, Anambas, Buruh Pelabuhan (Bupela) Tanjungbalai Karimaun, sementara dari kota Batam, FKUI, Kamiparho, Kikes serta Pengurus Korwil KSBSI Kepri.

Anas, Korwil KSBSI Kepri mengatakan, dilakukannya Rakerwil Kepri pada tahun ini, guna meningkatkan siratullrahmi sesama pengurus di tingkat DPC Federasi KSBSI yang ada di Kepri khususnya. 

Acara ini juga digelar guna menyusun program kerja untuk satu tahun ke depan, selain itu dilanjutkan dengan dilakukannya pelatihan analisis organisasi, sebagai bekal para pengurus dan anggota dalam menjalankan roda organisasi. 

"Kita berharap agar, KSBSI di Kepri akan lebih maju dan jaya, makanya perlu dilakukan pelatihan dan meningkatkan solidaritas satu dengan yang lainnya," katanya.

Sementara itu, Mudhofir presiden Dewan Eksekutif Nasional (DEN) KSBSI yang didampingi oleh Togar Marbun Sekjen DEN KSBS, mengharapkan seluruh anggota SBSI untuk terus melakukan perjuangan terhadap nasib buruh, baik dengan cara advokasi, pendidikan dan rekruitmen serta konsolidasi.

Dijelaskan Mudhofir, rekruitmen dan konsolidasi secara intern memang sangat dibutuhkan dalam organisasi. Karena menurutnya, dalam konsolidasi organisasi guna memastikan apakah semua aturan sudah berjalan sesuai dengan harapan. 

Selanjutnya masalah advokasi jelas sangat penting, dimana hal itu dilakukan tidak hanya terhadap atau khusus anggota, tidak tertutup kemungkinan yang bukan anggota atau buruh lain juga membutuhkan advokasi. 

"Biasanya buruh bergabung ke dalam sebuah serikat dari awal sudah ada permasalahan di tempatnya bekerja. Sehingga, sudah menjadi bagian serikat untuk memperjuangkannya," harapnya.

Namun dengan kebutuhan advokasi seperti itu, Mudhofir menegaskan agar advokasi jangan sampai dijadikan arena untuk mencari keuntungan pribadi atau arena mencari uang bagi pengurus organisasi.

"Jangan sampai advokasi dijadikan arena untuk mencari uang, karena hal tersebut yang akan membuat citra jelek serikat. Walau pun pada kenyataannya, sampai saat ini  sebagian buruh tidak melihat hasil advokasi dan lebih percaya kepada apa yang dijanjikan," tegas Mudhofir.

Tidak hanya itu Presiden KSBSI juga mengingatkan pentingnya pendidikan kepada seluruh anggota serikat buruh, karena hal tersebut untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM). 

"Pendidikan kepada pengurus dan anggota serikat sangat penting, untuk meningkatkan SDM dan kaderisasi anggota," terangnya.