Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Polres Lingga dan PKK Singkep Barat Sosialisasikan Bahaya Narkoba kepada Pelajar SMA
Oleh : Redaksi
Senin | 26-05-2025 | 11:28 WIB
bahaya-narkoba3.jpg Honda-Batam
Polres Lingga bersama Tim Penggerak PKK Kecamatan Singkep Barat menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk 'Keluarga Indonesia Sehat Tanpa Narkoba' di SMA Negeri 1 Singkep Barat pada Sabtu (24/5/2025). (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Lingga - Satuan Reserse Narkoba Polres Lingga bersama Tim Penggerak PKK Kecamatan Singkep Barat menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk 'Keluarga Indonesia Sehat Tanpa Narkoba', sebagai upaya membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba sekaligus memperkuat nilai-nilai Pancasila.

Acara berlangsung di SMA Negeri 1 Singkep Barat pada Sabtu (24/5/2025) dan diikuti oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari pelajar, guru, tokoh masyarakat, serta perwakilan instansi pemerintah.

Sosialisasi dimulai pukul 08.30 WIB dan turut dihadiri oleh Camat Singkep Barat, Febrizal Taufik; Kapolsek Singkep Barat, Iptu Henry Gunawan; Ketua TP PKK Singkep Barat, Sushenni; Kepala SMAN 1 Singkep Barat, Deliana Sagala; dan Korwil Pendidikan Singkep Barat Bastiar.

Kasat Resnarkoba Polres Lingga, Iptu Romy Carles, mewakili Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan, menegaskan pentingnya edukasi sejak dini mengenai bahaya narkoba. Ia menyampaikan bahwa para pelajar perlu mengenal berbagai jenis narkoba, efek yang ditimbulkan, hingga dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan masa depan.

"Generasi muda harus dibekali pengetahuan yang memadai agar tidak terjerumus. Sosialisasi ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk melindungi anak-anak dari pengaruh negatif narkoba," ujar Iptu Romy.

Ia juga menyoroti fenomena maraknya penggunaan zat adiktif seperti lem eha-bond (lem aibon) serta kehadiran narkotika jenis baru (New Psychoactive Substances/NPS) yang makin mengancam remaja. Menurutnya, peran keluarga menjadi sangat krusial dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

"Keluarga adalah garda terdepan. Komunikasi terbuka, pendidikan karakter, dan keteladanan dari orang tua menjadi kunci utama," imbuhnya.

Ketua TP PKK Kecamatan Singkep Barat, Sushenni, menambahkan kegiatan ini sejalan dengan misi PKK dalam membangun ketahanan keluarga yang tangguh melalui edukasi berkelanjutan. "Lingkungan keluarga yang sehat akan menjadi benteng yang kokoh dalam menangkal penyalahgunaan narkoba," tuturnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi interaktif tanya jawab dan pembacaan komitmen bersama dari para pelajar untuk menjadi agen perubahan. Mereka bertekad menjaga diri dan lingkungan dari bahaya narkoba, serta menjunjung tinggi semangat kebangsaan, nilai Pancasila, dan integritas dalam kehidupan sehari-hari.

Editor: Gokli