Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Dua Pekerja Bangunan di Areal Sevenland Tanjunguban Bintan
Oleh : Harjo
Selasa | 20-05-2025 | 08:28 WIB
AR-BTD-5559-PWI-Batam1.jpg Honda-Batam
Inilah lokasi kerja para dua pekerja di Ruko di areal pembangunan Sevenland Tanjunguban. (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Bintan- Setelah sebelumnya diberitakan satu orang tewas dan satu masih kritis, akibat lakakerja di areal pembangunan Ruko Sevenlad Tanjunguban Bintan.

Walaupun sempat ditangani oleh pihak medis RSJKO EHD Tanjunguban, namun nyawa Sutrisno (59) tidak tertolong hingga menghembuskan nafas terakhirnya di RS, menyusul rekan kerja Pardi (48) yang sudah meninggal dunia beberapa jam sebelumnya.

Kapolsek Bntan Utara Kompol Nurman menyampaikan kedua pekerja asal Jawa Timur yang mengalami kecelakaan kerja tersebut. Di mana, keduanya jatuh dari lantai 3 ke lantai dasar, salah satu Ruko di areal pembangunan Sevenland Tanjunguban Bintan, dinyatakan meninggal dunia.

"Kecelakaan Kerja di proyek pembangunan Ruko Sevenland Tanjunguban, menyebabkan dua orang pekerja meninggal dunia," ungkap Kompol Nurman, Senin (19/5/2025) malam.

Dijelaskan, lakakerja tersebut terjadi Senin (19/5 2025) sekira pukul 16.00 Wib. Saat para pekerja sedang melakukan pekerjaan pemasangan batu bata di lantai 3 Ruko yang berada di Lokasi Svenland Jalan Permaisuri Kel. Tanjunguban Selatan Kecamatan Bintan Utara Bintan, dua orang pekerja atas nama Pardi dan Sutrisno yang pada saat itu bekerja terjatuh, walau pun sempat dilarikan ke RSJKO EHD Tanjunguban, namun nyawa sudah tidak tertolong.

Dijelaskannya, untuk penyebab lakakerja tersebut, masih dilakukan penyelidikan baik terkait asuransi ketenagakerjaan dan keselamatan kerjanya.

"Penyebab pastinya, masih dilakukan pemyelidikan dan pendalaman oleh penyidik. Pastinya pekerja yang meninggal dunia adalah pekerja dari CV Luvi Bintan Mandiri dengan pimpinan Agus Yuliawan alias Alun," terangnya.

Editor: Dardani