Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Satgas Ops Pekat Polda Kepri Ungkap Praktik Pungli Parkir Liar di Batam, Tujuh Orang Diamankan
Oleh : Aldy
Jum\'at | 09-05-2025 | 17:04 WIB
jukir-liar.jpg Honda-Batam
Ditreskrimum Polda Kepulauan Riau berhasil mengamankan tujuh orang yang diduga melakukan pungutan liar (Pungli) dengan modus sebagai juru parkir ilegal di Kota Batam. (Ist)

BATAMTODAY.COM, Batam - Tim Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Operasi Pekat Seligi 2025 dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepulauan Riau berhasil mengamankan tujuh orang yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) dengan modus sebagai juru parkir ilegal di Kota Batam.

Penindakan dilakukan di wilayah hukum Polresta Barelang, Kamis malam (8/5/2025), sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman menjelang Hari Raya Iduladha.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mengeluhkan aktivitas juru parkir liar di sejumlah titik keramaian, yang diduga memungut biaya tanpa dasar hukum. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Satgas langsung melakukan penyelidikan di beberapa lokasi yang dianggap rawan.

"Sekitar pukul 22.00 WIB, tim kami berhasil mengamankan empat orang di sekitar Mall Nagoya Hill. Kemudian, dua orang lainnya diamankan di kawasan Pasar Seken Jodoh, tepat di depan Hotel Four Point. Selanjutnya, satu orang diamankan di depan Mie Aceh Mercure, Lubuk Baja," ungkap AKBP Mikael Hutabarat, Kasubdit III Jatanras Polda Kepri, mewakili Dirkrimum Polda Kepri Kombes Pol Ade Mulyana, pada Jumat (9/5/2025).

Ketujuh orang yang diamankan berinisial KS, SA, RS, F, DS, AM, dan SB. Mereka diketahui tidak memiliki izin resmi sebagai petugas parkir dari dinas terkait. Saat ini, seluruh terduga pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif di Kantor Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri.

Operasi ini merupakan bagian dari pelaksanaan Ops Pekat Seligi 2025 yang digelar Polda Kepri untuk menekan aksi premanisme, termasuk pungli dan bentuk penyakit masyarakat lainnya yang meresahkan warga.

"Tujuan operasi ini adalah untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, khususnya menjelang perayaan Iduladha. Kami ingin memastikan lingkungan tetap tertib dan terbebas dari praktik-praktik yang merugikan warga," jelas Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk dugaan pungli atau tindakan kriminal lainnya. "Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan. Jika melihat atau mengalami pungli, segera laporkan. Mari kita bersama-sama ciptakan Kepri yang aman dan kondusif," tutup Kombes Zahwani.

Editor: Gokli