Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Tuntut Perbaikan Upah

Buruh Angkut Pelabuhan Sri Payung Stop Truk Pengangkut Barang
Oleh : ah/dd
Selasa | 13-11-2012 | 10:13 WIB
demo-buruh-psp.gif Honda-Batam
Buruh Pelabuhan Sri Payung menghentikan truk pengangkut barang sebagai bentuk protes tak membaiknya upah mereka.

TANJUNGPINANG, batamtoday - Puluhan buruh angkut di Pelabuhan Sri Payung, Tanjungpinang menggelar pemogokan kerja menuntut perbaikan upah, Selasa (13/11/2012).


Cholderia Sitinjak, Ketua Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F-SPSI) Reformasi Tanjungpinang mengatakan tuntutan perbaikan upah itu disampaikan karena sejak 2008 lalu, buruh pelabuhan tersebut tidak mengalami kenaikan upah.

"BBM dan sembako harganya naik, tapi buruh di sini tak pernah naik upahnya," kata Tobing.

Upah angkut yang diterima buruh Pelabuhan Sri Payung berkisar Rp 23.700 per truk dengan sistem kerja memindahkan barang dari truk menuju gudang. Demo itu digelar, agar para pengusaha pengguna jasa mereka membuka mata dan mau menaikkan upah.

Pemogokan itu sempat tidak mendapat respons dari pengusaha, sehingga para buruh angkut itu kemudian menghentikan seluruh truk pengangkut barang di depan pelabuhan dan melarang masuk ke lokasi bongkar muat.