Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Tahanan Hamil, Kapolda Kepri Sebut Anak Buahnya Lalai
Oleh : hz/dd
Rabu | 26-09-2012 | 16:28 WIB
kapolda-ym.gif Honda-Batam
Kapolda Kepri, Brigjen Pol. Yotje Mende.

BATAM, batamtoday - Kapolda Kepri, Brigjen Pol Yotje Mende mengakui bahwa kehamilan Rosita alias Ros saat menjadi tahanan Polda, merupakan bentuk kelalaian anak buahnya, terutama tiga petugas jaga ketika peristiwa memalukan itu terjadi. Dimana menurutnya sebuah bentuk kesalahan jika Gugun Gunawan alias Ujang bisa masuk ke sel tahanan Ros.


"Kami mengakui ini sebuah kelalaian, dan penjaga tahanan saat peristiwa terjadi sedang dalam pemeriksaan kita," ujar Yotje kepada batamtoday, Rabu (26/9/2012).

Dari hasil pemeriksaan, petugas penjagaan yang diduga terlibat ada tiga orang. Ketiganya juga mengakui telah lalai dalam menjalankan tugas mereka, sebab sempat lupa mengunci sel tahanan terpidana Rosma.

"Sel di Polda kan terdiri dari sel induk, yang di dalamnya terdapat beberapa kamar sel. Dan karena kelupaan mengunci kamar sel Rosma, sehingga Ujang lebih leluasa masuk dan melakukan perbuatan itu," terang Yotje.

Disinggung wartawan kapan waktu itu bisa dilakukan Ujang, Yotje mengatakan biasanya pintu sel tahanan biasa dibuka pada waktu mandi, baik pagi dan sore hari.

"Ujang bisa saja melakukan ketika di jam-jam itu, sebab kelalaian petugas yang lupa mengunci sel Rosma," lanjutnya.

Yotje menambahkan, pihaknya akan memberikan sanksi disiplin terhadap para petugas penjaga karena telah lalai dalam menjalankan tugas.

Disinggung tentang keberadaan ruang biologis yang selama ini disebutkan ada di sel tahanan sementara Polda Kepri, dengan tegas Yotje mengatakan ruangan tersebut sama sekali tidak ada.

"Mengenai ruang khusus itu tidak ada tersedia di Polda Kepri," pungkasnya.