Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Ini Deretan Proyek Strategis Pemprov Kepri yang Terus Digesa Pengerjaannya
Oleh : Redaksi
Kamis | 07-12-2023 | 20:00 WIB
Gubernur-Ansar111.jpg Honda-Batam

PKP Developer

Gubernur Kepri Ansar Ahmad. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Sejumlah proyek strategis Provinsi Kepulauan Riau tahun anggaran 2023 yang digesa Gubernur Ansar Ahmad melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) terus menunjukkan progres penyelesaian.

Dilansir dari laman Diskominfo Kepri, sejumlah proyek tersebut di antaranya pembangunan gedung workshop BLK Karimun, pembangunan gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) lanjutan, pembangunan gedung Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) lanjutan.

Kemudian penataan kawasan Kota Lama Jalan Teuku Umar, pembangunan gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tahap I, serta pengadaan dan penggantian pipa jaringan distribusi utama (JDU) Batu 10 - Simpang Kota Piring.

Untuk pembangunan gedung workshop BLK Karimun, dengan nilai kontrak Rp 6,7 miliar, masa pelaksanaan pekerjaan selama 180 hari kalender, sudah 100 persen pengerjaan dengan masa pemeliharaan selama 1 tahun.

Pembangunan gedung LAM lanjutan memiliki nilai kontrak Rp 17,9 miliar, masa pelaksanaan pekerjaan selama 230 hari kalender, realisasi progres pekerjaan mencapai 93,7 persen, dengan masa pemeliharaan selama 1 tahun.

Pembangunan gedung Dekranasda lanjutan memiliki nilai kontrak Rp 15,7 miliar, masa pelaksanaan pekerjaan 210 hari kalender, realisasi progres pekerjaan mencapai 95,32 persen, dengan masa pemeliharaan selama 1 tahun.

Penataan Kawasan Kota Lama Jalan Teuku Umar memiliki nilai kontrak Rp 6,8 miliar, masa pelaksanaan pekerjaan 210 hari kalender, realisasi progres pekerjaan mencapai 95,2 persen, dengan masa pemeliharaan selama 1 tahun.

Pembangunan Gedung Bawaslu Tahap I memiliki nilai kontrak Rp 3,9 miliar, masa pelaksanaan pekerjaan 150 hari kalender, realisasi pekerjaan telah selesai 100 persen.

Terakhir, Pengadaan dan Penggantian Pipa JDU Batu 10 - Simpang Kota Piring memiliki nilai kontrak Rp 13,8 miliar, masa pelaksanaan pekerjaan 159 hari kalender, realisasi progres pekerjaan mencapai 84,4 persen.

Gubernur Ansar Ahmad yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Jepang, Kamis (7/12/2023), mengatakan bahwa ia optimis pekerjaan akan selesai tepat waktu. Ia juga yakin bahwa pembangunan proyek strategis tersebut akan sangat bermanfaat bagi masyarakat nantinya.

"Kita terus memantau dan mengawasi progres pekerjaan proyek strategis ini. Saya berharap tidak ada kendala yang menghambat penyelesaiannya. Proyek-proyek ini penting untuk meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan publik di Kepri," ujar Gubernur Ansar.

Khusus proyek di Tanjungpinang, Gubernur Ansar mengatakan bahwa proyek tersebut akan semakin mendukung revitalisasi yang sedang ia gesa untuk merubah wajah ibukota provinsi Kepri menjadi kota kecil yang bersih, rapi, dan dirindukan.

"Kita ingin Tanjungpinang menjadi kota yang nyaman dan menarik untuk dikunjungi. Kemudian memperbaiki infrastruktur, fasilitas, dan lingkungan kota ini. Saya yakin cita-cita kita, Tanjungpinang menjadi kota kecil yang dirindukan akan tercapai," tutur Gubernur Ansar.

Editor: Yudha