Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Buntut Kasus Pelecehan Seksual, Lisensi Miss Universe Indonesia 2023 Dicabut
Oleh : Redaksi
Senin | 14-08-2023 | 09:56 WIB
miss_universe_indonesia_b.jpg Honda-Batam
Potret Poppy Capella bersama R'Bonney Gabriel Pemenang Miss Universe 2022 dan Pemilik Miss Universe Organization Anne Jakrajutatip (Foto: Instagram.com/poppycapella)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Dugaan pelecehan seksual dalam penyelenggaraan Miss Universe Indonesia 2023 tidak hanya menyita perhatian media dan masyarakat Indonesia. Sederet media internasional pun turut menyoroti kasus ini yang dinilai mencemar nama baik gelaran ajang kecantikan.

Terkait dugaan kasus pelecehan seksual ini, Miss Universe Organization memberikan putusan untuk mencabut lisensi Miss Universe Indonesia yang yang dipegang oleh PT Capella Swastika Karya yang dimiliki oleh Poppy Capella.

"Organisasi Miss Universe telah memutuskan untuk mengakhiri hubungan dengan pemegang waralaba saat ini di Indonesia, PT Capella Swastika Karya," demikian keterangan resmi disampaikan Miss Universe dari akun @missuniverse.

Alasan penghentian tersebut lantaran kasus dugaan pelecehan seksual yang baru-baru ini mencuat. Para finalis diduga diminta untuk melakukan proses body checking tanpa busana dan dipotret.

Menurut organisasi Miss Universe, kasus tersebut membuktikan bahwa PT Capella Swastika Karya yang dimiliki oleh Poppy Capella tidak bisa memenuhi standar dan etika yang berlaku.

"Mengingat apa yang telah kami pelajari terjadi di Miss Universe Indonesia, menjadi jelas bahwa waralaba ini tidak memenuhi standar merek, etika, atau harapan kami sebagaimana diuraikan dalam buku panduan waralaba dan kode etik kami," tambahnya.

Dalam pernyataannya, Miss Universe Organization menegaskan untuk menyediakan tempat yang aman bagi perempuan. Menurutnya, apa yang terjadi dalam penyelenggaraan Miss Universe Indonesia 2023 sangat bertentangan dengan yang diperjuangkan sebagai sebuah organisasi.

Akibat dari kisruh yang terjadi ini juga berdampak terhadap perhelatan Miss Universe Malaysia yang akan segera dilaksanakan. Miss Universe Malaysia yang juga lisensinya dipegang oleh PT Capella Swastika Karya batal dilaksanakan.

Kejadian ini sepertinya juga akan mengancam keberangkatan Fabienne Nicole sebagai pemegang mahkota Miss Universe Indonesia 2023. Meski begitu dalam pernyataannya, pihak Miss Universe memang tidak menyebut secara jelas.

Memanasnya kasus ini membuat Poppy Capella selaku pemilik lisensi Miss Universe Indonesia akhirnya buka suara. Dalam pernyataan resmi yang diunggah ke akun Instagram milik Miss Universe Indonesia, Poppy Capella membantah bahwa dirinya terlibat dalam isu dugaan pelecehan terhadap finalis saat sesi body checking.

"Saya tidak terlibat sama sekali dan tidak pernah mengetahui, menyuruh, meminta atau mengizinkan siapapun yang berperan dan berpartisipasi dalam proses penyelenggaraan Miss Universe Indonesia untuk melakukan kekerasan atau pelecehan seksual melalui body checking sebagaimana yang ramai diberitakan," tulis Poppy Capella.

Seperti diketahui, penyelenggaraan Miss Universe lisensinya dipegang PT Capella Swastika Karya, dimana lisensi tersebut sebelumnya dipegang oleh Yayasan Putri Indonesia (YPI) selama puluhan tahun.

Sebagai pemegang lisensi, PT Capella Swastika Karya berhak menyelenggarakan kontes kecantikan yang bisa diikuti semua perempuan Indonesia. Acara itu berhasil menjaring 30 wanita dari berbagai daerah asal Indonesia.

Grand Final digelar cukup mewah di Beach City International Stadium, Ancol pada 3 Agustus lalu. Saat itu, Fabienne Nicole dinobatkan sebagai pemenang kontes tersebut.

Namun, masalah mencuat keesokan harinya. Kemenangan Fabienne disebut hasil nepotisme. Tak berhenti di situ, dugaan pelecehan seksual juga mencuat, bahkan salah satu finalis melaporkan kejadian itu ke kepolisian.

Sejumlah petinggi organisasi baru itu, seperti Rio Motret hingga Elden Wang pun memilih mengundurkan diri.

Kabar pelecehan seksual yang terjadi saat proses body checking kontestan Miss Universe Indonesia pun semakin mencuat. Bahkan, media-media internasional juga turut memberitakan hal tersebut.

Hingga pada Minggu (13/8/2023) MUO resmi menghentikan kerja sama antara pihaknya dengan PT Capella Swastika Karya. Dengan begitu, lisensi Miss Universe resmi dicabut dari perusahaan milik Poppy Capella itu.

"Mengingat apa yang telah kami pelajari pada kejadian di Miss Universe Indonesia, menjadi jelas bahwa franchise ini tidak memenuhi standar merek, etika atau harapan kami sebagaimana diuraikan dalam buku panduan franchise dan waralaba kami," tulis Miss Universe Organization.

Editor: Surya