PKP

DPD Kepri Nilai UMKM di Batam Tumbuh Pesat
Oleh : surya
Kamis | 16-08-2012 | 19:02 WIB
zulbahri.jpg honda-batam

Senator Asal Kepri Zulbahri

JAKARTA, batamtoday - DPD RI Kepulauan Riau (Kepri) menilai usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Batam tumbuh pesat, namun meningkatkan usahanya mereka masih terkendala permodalan.


"Di Batam telah berkembang dengan baik beberapa UMKM yang mempunyai usaha sejenis, bergabung dalam  satu wadah Koperasi. Diantaranya Koperasi Penghasil Tahu Tempe, Koperasi Penjual Pakaian Muslim, Koperasi Pedagang Kaki Lima dan ada beberapa Koperasi lainnya," kata Senator Zulbahri asal Kepri di Jakarta dalam laporan kunjungan kerja di daerah yang dibacakan anggota DPD Kepri Aida Ismeth Abdullah pada Sidang Paripurna DPD pada Rabu (15/8/2012) lalu.

Menurut Zulbahri, permasalahan  yang dihadapi mereka hampir semuanya sama yaitu masalah permodalan. Pada prinsipnya, mereka ingin meningkatkan usaha UMKM mereka, namun kemampuan   untuk mendapatkan tambahan modal sangat terbatas.

"Dinas Koperasi dan UKM  sendiri menyediakan Dana Bergulir dengan  suku bunga yang sangat rendah yaitu 6 % per tahun dan Bank BTN juga menyediakan dana KUR dengan bunga 7 % per tahun," katanya.

Sayangnya, pengusaha UMKM dan koperasi tetap saja tidak bisa mendapatkan Dana Bergulir atau KUR karena tidak memiliki aset yang dijaminkan. Akibatnya, Dinas Koperasi dan UKM, serta BTN tidak bisa memberikan kredit kepada pengusaha UMKM, sebab tidak mau mengambil resiko karena tidak ada aset yang bisa diagunkan sebagai jaminannya.

"Dari hasil kunjungan kerja,  Kepala Dinas PPK& UKM, sangat berharap kepada DPD RI mendasak RUU Koperasi yang masih dibahas di DPR segera dapat di undangkan, supaya perkoperasian di Indonesia semakin maju," katanya.

Sementara itu, terkait kegiatan pengembangan wisata dan kreatif di Kepri, Zulbahri berharap agar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dapat memberikan anggaran untuk pengembangan Wisata dan Ekonomi Kreatif di Provinsi Kepulauan Riau.