Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Perkelahian Antar Geng Motor, Satu Korban Luka Bacok
Oleh : hz/dd
Sabtu | 11-08-2012 | 11:41 WIB

BATAM, batamtoday - Perkelahian antar geng motor tak hanya terjadi di kota-kota besar di Indonesia, seperti di Jakarta dan Bandung, tapi juga terjadi di Batam. Akibatnya seorang korban terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) karena mengalami luka bacok pada bagian kaki kiri.


Kejadian terjadi pada Sabtu (11/8/2012) sekitar pukul 02.30 WIB di arena bilyar ruko Komplek Regata Batam Centre, sekelompok anak muda yang sedang main biliar tiba-tiba diserang anak geng motor Cimenk secara brutal dan membabi buta yang bersenjatakan samurai dan kayu balok.

Sontak saja ketika mengetahui aksi penyerangan itu, kelompok pemuda yang sedang bermain bilyar langsung berhamburan menyelamatkan diri. Namun naas bagi Arjuna (16) dan Pian (18), menjadi korban brutal aksi geng motor karena tak berhasil melarikan diri dalam penyerangan itu.

Akibatnya Arjuna mengalami luka bacok pada kaki sebelah kiri bagian bawah dan patah pada pergelangan tangan kanan, sedangkan Pian mengalami tiga luka robek pada bagian kepala.

"Tiba-tiba saja anak geng motor Cimenk itu datang dan menyerang kami dengan bersenjatakan samurai dan balok kayu yang berpaku," ujar Eren, salah satu teman korban kepada batamtoday di RSBK.

Eren menambahkan, dalam aksi penyerangan itu mereka tak bisa berbuat banyak karena tak menyangka akan diserang secara brutal, sebab selama ini mereka tak pernah ada masalah dengan kelompok lain.

"Kami tak menyangka akan diserang secara brutal oleh geng motor itu, apalagi jumlah mereka yang mencapai 20 orang," lanjutnya.

Usai melakukan penganiayaan, kelompok geng motor itu langsung kabur melarikan diri dan tak lama berselang datang patroli dari Polsek Bengkong yang terjun ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapatkan laporan dari warga.

Hingga berita ini diunggah, korban Arjuna masih menjalani perawatan di meja operasi, sedangkan Pian sudah diperbolehkan pulang.

Sementara itu, Kapolsek Bengkong, Iptu Hadi Susilo ketika dikonfirmasi kasus tersebut masih belum bisa memberikan keterangan karena sedang ada rapat di Mapolresta Barelang.