Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Ingat, Covid-19 Masih Ada di Sekitar Kita
Oleh : Opini
Sabtu | 11-06-2022 | 08:20 WIB
A-ILUSTRASI-vaksin__jpg26.jpg Honda-Batam
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. (Foto: Ist)

Oleh Ahmad Subekti

KASUS Covid-19 di Indonesia kembali naik pada awal bulan Juni 2022. Hal ini menandakan bahwa Covid-19 masih ada di sekitar kita. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak lengah dan mengabaikan Prokes.

Masyarakat harus tetap waspada dengan memakai masker dan menjaga jarak, terutama saat berada di transportasi umum yang memiliki potensi tinggi dalam penyebaran Covid-19 karena berdesak-desakan.

 

Laporan terbaru hingga Rabu, 1 Juni 2022, kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta mengalami peningkatan, warga yang terpapar di Ibu Kota naik 85 orang, sehingga warga yang terpapar mencapai 1.011 orang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, 1.011 orang yg terpapar Covid-19 masih dirawat maupun isolasi.

Dwi Oktavia juga mengatakan, bahwa telah dilakukan tes PCR sebanyak 6.326 orang untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 164 positif dan 6.162 negatif berdasarkan data dari Dinkes DKI Jakarta.

Dwi juga menyampaikan bahwa positivity rate di Jakarta masih di bawah standar WHO meskipun ada kenaikan kasus serta target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang untuk dites Covid-19 per minggu.

Positivity rate atau persentase kakus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 2,1%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,5%

Peningkatan Covid-19 berdasarkan data yang telah disebutkan mengingatkan kembali agar masyarakat tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan. Untuk mencegah dan meminimalisir penambahan kasus Covid-19, ada beberapa cara yang dapat dilakukan masyarakat.

Pertama, selalu menjaga jarak aman dari orang lain, meskipun mereka tidak tampak sakit. Dengan menjaga jarak, akan mengurangi potensi terpapar dari Covid-19 dari sentuhan dan udara.

Kedua, kenakan masker di ruang publik agar tidak terpapar Covid-19, terutama di dalam ruangan, transportasi umum atau jika tidak memungkinkan untuk pembatasan fisik.

Ketiga, ada baiknya masyarakat lebih memilih ruangan terbuka dan berventilasi baik dan membuka jendela jika berada di dalam ruangan.

Keempat, selalu mencuci tangan secara rutin minimal selama 25 detik dengan menggunakan sabun dan air mengalir atau cairan pembersih tangan berbahan alkohol.

Kelima, apabila belum melakukan vaksinasi dan booster, segera hubungi pihak terkait untuk segera mendapat giliran vaksinasi dan booster serta ikuti panduan yang telah diberikan terkait vaksinasi dan booster.

Keenam, apabila batuk atau bersin, selalu tutup mulut dan hidung menggunakan lengan atau tisu agar tidak ada partikel dari batuk dan bersin yang terbawa udara.

Ketujuh, mulai membiasakan diri untuk hidup sehat dengan menjaga pola makan dan olahraga yang rutin untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga menjaga stamina agar tetap kuat dan tidak mudah sakit.

Kedelapan, jangan meninggalkan rumah apabila merasa tidak enak badan. Jika merasa demam, batuk, dan kesulitan bernapas, segera cari bantuan medis. Telepon terlebih dahulu penyedia layanan kesehatan agar dapat mengarahkan ke fasilitas kesehatan yang tepat sehingga mencegah penyebaran Covid-19 lebih luas lagi.

Dengan melakukan beberapa cara yang telah disebutkan, diharapkan masyarakat dapat selalu menjaga protokol kesehatan dan tetap waspada karena Covid-19 masih ada, sehingga mengurangi penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Hal ini sangat membantu Pemerintah dalam menangani Covid-19 agar tidak semakin menyebar luas, sehingga kasus Covid-19 di Indonesia dapat terus menurun. Walaupun tidak sepenuhnya menghilang, harapannya Covid-19 di Indonesia dan seluruh dunia dapat berubah dari pandemi menjadi endemi.*

Penulis adalah kontributor Kusuma Negara Institute Jakarta