PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Tinggi Badan Tak Jadi Ukuran Keberhasilan
Oleh : Harjo/Dodo
Selasa | 10-07-2012 | 19:55 WIB
Hamdan.gif honda-batam
Hamdan bersama istri dan kedua anaknya.

TANJUNGUBAN, batamtoday - Memiliki tinggi badan yang tidak sempurna, biasanya akan membuat seseorang menjadi minder. Terlebih, jika hal tersebut terjadi pada seorang laki-laki.


Namun pendapat tersebut, tak berlaku bagi seorang Hamdan, warga Kampung Lepan, Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan.

Meski memiliki tinggi badan 'hanya' sekitar 98 centimeter, namun hal itu tak membuat Hamdan rendah diri di mata sesama laki-laki maupun lawan jenisnya.

"Apapun bentuk fisik kita, itulah karunia Tuhan yang harus selalu disyukuri," tutur pria kelahiran 1974, yang sehari-harinya bekerja sebagai manajer di perkebunan sawit PT Harap Panjang, Selasa (10/7/2012).

Meski secara fisik memiliki tinggi badan di bawah rata-rata seorang laki-laki, namun Hamdan ternyata memiliki banyak kelebihan. Diantaranya adalah jago dalam silat dayung maupun piawai dalam merangkai kata-kata saat berpantun.

Selain itu, Hamdan juga dikenal sebagai sosok yang gigih dan ulet dalam bekerja.

Saat masih bersekolah, Hamdan juga memiliki prestasi yang cukup bagus. Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar hingga SMA, peringkat minimal 10 besar terbaik di sekolahnya tak pernah lepas dari genggaman tangannya.

Kelebihan di balik 'kekurangan' itulah, membuat seorang gadis bernama Kamariah jatuh cinta kepada Hamdan. Mereka kemudian menikah beberapa tahun lalu, dan kini dikaruniai dua orang anak.

Dalam pandangan politiknya, Hamdan mengaku sangat mengidolakan tokoh nasional, Permadi. Bahkan, dia mengaku pernah berdiskusi secara langsung dengan tokoh idolanya, yang selalu mengaku sebagai penyambung lidah Bung Karno itu.

"Saya pengagum Permadi. Cara bicaranya hebat. Ia teguh pendirian sebagai penyambung lidah Bung Karno. Dan Permadi orangnya sangat sederhana. Saya pernah berjumpa dan berbincang-bincang dengan beliau," kata Hamdan berpolitis.

Dari berdiskusi dengan Permadi, Hamdan mengaku mendapatkan banyak sekali manfaat. Selain menambah wawasan sosial politiknya, Permadi juga berpesan kepada dirinya agar terus membangun karakter dan dirinya sebagai seorang Hamdan.

"Kekuatan yang besar ada pada mentalitas kita, bukan pada jasmani kita," pesan Hamdan.

Kata-kata itulah yang Hamdan dapatkan dari sari pati pendiri negeri ini yang mengisyaratkan pentingnya Nation and Character Building untuk mewujudkan bangsa yang mandiri.