Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Ditendang Jambret, Andrean Pingsan di Pinggir Jalan
Oleh : Hendra Zaimi/Dodo
Senin | 09-07-2012 | 16:35 WIB

BATAM, batamtoday - Andrean (24), warga Batam Centre, menjadi korban penjambretan ketika melintas di Jembatan Seiladi saat akan menjemput adiknya ke Tiban, Minggu (8/7/2012) sekitar pukul 02.00 WIB. Akibatnya korban harus kehilangan dompet dan tas karena lesap digasak jambret.


Bukan itu saja, Andrean juga terjatuh dari motor saat penjambret menarik tasnya. Setelah terjatuh, Andrean langsung tak sadarkan diri. Beruntung di saat korban  terjatuh dan tak sadarkan diri, ada salah satu anggota Satlantas yang melintas dan mendapati korban tergeletak tak sadarkan diri dan membawanya ke Mapolresta Barelang.

"Waktu itu saya habis main bilyar di Thrive Baloi. Usai main biliar, adik saya telepon minta dijemput. Awalnya keluar dari tempat biliar menuju Seiladi tak ada orang yang mengikuti saya. Mendadak, sampai depan perumahan Casablanca saya merasa dibuntuti pengendara motor," ujar korban kepada batamtoday.

Baru melintas di Jembatan Seiladi, tiba-tiba dari arah belakang, satu pengendara motor yang dibonceng, langsung menendang Andrean. Tendangan tersebut mengenai pinggangnya, dan Andrean langsung terjatuh di semak-semak pinggir jalan. Akibatnya korban mengalami luka pada bagian wajah dan tubuhnya.

"Saya sempat sadar dan hendak berdiri ketika penjambret itu mengambil tas, tapi tiba-taba kepala saya rasanya pening dan gelap," terangnya.

Korban baru tersadar dari pingsannya ketika dirawat oleh anggota Satlantas di Poliklinik Polresta Barelang. Tampak sekujur badannya mengalami luka memar akibat terjatuh dan saat ini laporannya sudah masuk di Mapolresta Barelang.