Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Jokowi Sebut Pengangguran Hampir 10 Juta Akibat Covid-19
Oleh : Redaksi
Kamis | 04-03-2021 | 11:34 WIB
jokowi-pakai-masker12141.jpg Honda-Batam
Presiden Jokowi.

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan total pengangguran di Indonesia sudah hampir 10 juta orang. Salah satu, penyebabnya krisis pandemi covid-19.

"Sudah ada sekarang hampir 10 juta pengangguran di negara kita," ujar Jokowi dalam Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Nasional Kementerian Perdagangan, Kamis (4/3/2021).

Jokowi menyatakan kenaikan jumlah angkatan kerja baru juga menambah pengangguran di Indonesia.

Menyikapi hal ini, kepala negara memerintahkan jajarannya untuk menggenjot investasi di dalam negeri. "Undang investasi baru, ini kunci pertumbuhan ekonomi di investasi," kata Jokowi.

Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menyatakan jumlah pengangguran di Indonesia tembus 9,77 juta orang pada Agustus 2020. Angka itu naik 2,67 juta orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Ia menyebut tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada Agustus 2020 melonjak menjadi 7,07 persen. Realisasi itu meningkat dari posisi Agustus 2019 yang sebesar 5,23 persen.

TPT tertinggi tercatat di DKI Jakarta, yakni 10,95 persen. Kemudian, TPT terendah berada di Sulawesi Barat sebesar 3,32 persen.

Sementara, jumlah angkatan kerja naik 2,36 juta orang menjadi 138,22 juta orang. Namun, jumlah orang yang bekerja pada Agustus 2020 turun 0,31 juta orang menjadi 128,45 juta orang.

Rinciannya, orang yang bekerja penuh turun 9,46 juta orang menjadi 82,02 juta orang, pekerja paruh waktu nak 4,32 juta orang menjadi 33,34 juta orang, dan setengah menganggur naik 4,83 juta orang menjadi 13,09 juta orang.

Editor: Yudha