Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Industri Film Indonesia Butuh Regenerasi Penulis Akenario Layar Lebar
Oleh : Redaksi
Selasa | 08-09-2020 | 09:42 WIB
sutradara-anggy1.jpg Honda-Batam
Sutradara Anggy Umbara. (Foto: Kompas.com)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Sutradara Anggy Umbara menyebut bahwa industri film Indonesia memerlukan penerus atau regenerasi untuk profesi penulis skenario guna mencukupi kebutuhan industri layar lebar.

Menurut Anggy, peran skenario dalam sebuah produksi sangatlah penting dalam menghasilkan film berkualitas. Namun sayangnya, menurut sutradara serta penulis "Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1" dan "Si Manis Jembatan Ancol 2019", saat ini belum banyak penulis skenario film layar lebar di Indonesia.

Hal itu, lanjut dia, akan menjadi kendala bagi Indonesia di masa depan, karena penulis skenario layar lebar tidak hanya menentukan kualitas film, namun juga menjadi sosok penting dalam industri yang mempertemukan ide cerita dengan visi sutradara dan produser.

"Kita kekurangan penulis untuk memenuhi kebutuhan scene layar lebar ini. Enggak banyak penulis yang bisa mencukupi kebutuhan itu dalam arti menghasilkan karya yang bisa men-deliver visi dari sutradara dan produsernya," kata Anggy Umbara dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Senin.

Terbatasnya jumlah penulis skenario, kata Anggy Umbara, disebabkan karena beberapa faktor, salah satunya karena belum ada kesempatan yang diberikan kepada penulis baru hingga masalah kualitas.

"Penulis dari televisi banyak tapi kalau untuk masuk layar lebar ini entah kenapa ada persyaratan kualifikasi. Secara general ada kualitas dan kuantitas yang dipermasalahkan atau bisa juga secara kesempatan yang belum bisa diberikan," ujar Anggy.

Untuk itu, ajang pencarian seperti "Falcon Script Hunt" menjadi salah satu wadah yang positif dalam mencari bakat baru penulis skenario yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Sekarang kita kekurangan pilihan untuk dijadikan opsi menulis. Kita butuh talenta, potensi dan kesempatan baru dari penulis skenario," tuturnya.

"Sekarang ini film layar lebar, sutradara itu hampir memegang andil lebih banget dalam film," jelas Anggy Umbara.

Sumber: Antara
Editor: Yudha