Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Uni Eropa Resmi Masuk Jurang Resesi
Oleh : Redaksi
Senin | 03-08-2020 | 10:28 WIB
ilustrasi-resesi1.jpg Honda-Batam
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Uni Eropa resmi resesi. Ekonominya pada kuartal II-2020 kembali mengalami kontraksi sebesar -11,9%. Perolehan Produk Domestik Bruto (PDB) di tengah pandemi virus Corona itu membuatnya masuk ke jurang resesi setelah pada kuartal I 2020 ekonominya minus 3,2%.

Dilansir dari CNN, Senin (3/8/2020), ini adalah kinerja terburuk ekonomi Eropa sepanjang sejarah. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, penurunan output pada periode April-Juni adalah 14,4%.

Padahal hasil survei atas aktivitas bisnis baru-baru ini menunjukkan bahwa ekonomi negara-negara Eropa sedang dalam mode pemulihan. Namun, ancaman gelombang lanjutan atas pandemi Corona mulai nampak.

Pusat kendali penyakit Jerman, Robert Koch Institute mengatakan bahwa lonjakan kasus baru-baru ini sangat mengkhawatirkan.

"Di Prancis, kasus harian positif Corona merayap kembali ke tingkat yang sama seperti saat penutupannya dibuka pada awal Mei. Pun dengan Spanyol dan Italia juga mencatatkan kenaikan," sebut Robert Koch Institute dalam pernyataan.

Jerman, negara dengan ekonomi terbesar di Eropa, melaporkan PDB-nya minus 10,1% kuartal II. Jerman masuk ke jurang resesi setelah PDB negaranya tercatat minus 2,2% pada kuartal sebelumnya.

Prancis, Italia, dan Spanyol, lebih terpukul lagi dengan perolehan PDB masing-masing minus 13,8%, 12,4%, dan 18,5%.

Bahkan, Ekonom Senior ING Bert Colijn menuturkan kesenjangan ekonomi antara Spanyol dan negara-negara Eropa cukup meresahkan.

"Spanyol tampaknya akan mengalami penurunan ekonomi yang berkepanjangan," katanya.

Prediksi terbaru dari Komisi Eropa, ekonomi Uni Eropa akan menyusut 8,3% pada 2020. Prediksi mengasumsikan bahwa pembatasan akan terus mereda dan tidak akan ada gelombang kedua utama yang memicu tindakan karantina skala besar.

Sumber: Detik.com
Editor: Yudha