PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Azis Syamsudin Nilai Kenduri Kebangsaan Bisa Jadi Perekat Warga Aceh
Oleh : Irawan
Minggu | 23-02-2020 | 16:04 WIB
azis_syamsuddin_bt.jpg honda-batam
Wakil Ketua DPR bidang Korpolhukam, Azis Syamsudin (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Wakil Ketua DPR bidang Korpolhukam, Azis Syamsudin menilai, Kenduri Kebangsaan yang digelar di Bireun, Aceh dan dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Sabtu (22/2/2020), bagus dan bisa mempererat silaturahmi.

"Kenduri Kebangsaan ini bisa merajut kebersamaan sehingga bermanfaat untuk kemajuan Indonesia dikemudian hari," ujar Azis dalam keteranganya, Minggu (23/2/2020).

Azis yang juga menghadiri pelaksanaan Kenduri Kebangsaan di nya di Sekolah Kusuma Bangsa, Bireun, Aceh menilai, kehadiran Presiden Jokowi di acara Kenduri Kebangsaan dengan bersalaman dan menyapa masyarakat yang hadir bisa menjadi momentum untuk Aceh tumbuh dan berkembang sesuai yang diharapkan, tentunya dengan bimbingan dan asistensi semua pihak.

Lebih jauh, Politikus Golkar ini berharap, sebagai Serambi Mekah, Aceh bisa menggaet investor. 

Kata dia, kehadiran Investasi yangvbanyak akan mengangkat neraca perdagangan. Ia pun berharap, kesepakatan-kesepakatan investasi dengan UEA dalam waktu dekat akan meningkatkan perekonomiaj Aceh.

"Dan diharapkan memberikan nilai tambah bagi masyarakat aceh baik dari sisi ekonomi, pendidikan, kesehatan dan tentunya agama," terangnya.

Terkait Otsus, Azis mengungkapkan permintaan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah agar otsus tersebut tetap ada akan dipertimbangkan oleh DPR ataupun pemerintah pusat.

"Otsus akan berakhir 2027. Permintaan itu tentu akan menjadi pertimbangan pemerintah pusat, DPR pusat untuk melakukan persetujuan apakah otsus itu diberikan," tegasnya.

Namun demikian, Azis mengungkapkan, selama ini pemerintah telah mengeluarkan dana otsus triliunan rupiah.

"Kita berharap azas pemerataaan, pembangunan di setiap kabupaten/kota dan untuk selanjutnya ditumbuh-kembangkan stabilitas. Baik stabilitas politik, ekonomi, hukum sehingga pemerataan itu bisa dirasakan oleh masyarakat dan menciptakan rasa stabilitas sehingga investasi masuk," pungkasnya.

Editor: Surya