PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pilkada Karimun 2020, Balon Bupati Petahana Belum Putuskan Pendampingnya
Oleh : Freddy
Senin | 13-01-2020 | 18:52 WIB
rafiq-2024.jpg honda-batam
Bupati Karimun, Aunur Rafiq. (Foto: Freddy)

BATAMTODAY.COM, Karimun - Duet Aunur Rafiq - Anwar Hasyim (ARAH) masih terlihat sebagai pasangan yang mesra hingga saat ini. Keduanya merupakan incumbent sebagai Bupati dan Wali Bupati Karimun.

Namun disaat acara pelantikan pejabat eselon di lingkungan Pemkab Karimun, Bupati Aunur Rafiq menyampaikan dirinya belum memutuskan siapa yang menjadi pasangannya pada Pilkada 2020 nanti.

Apakah pernyataan ini membuktikan keraguan Aunur Rafiq dalam memutuskan dan memilih siapa yang akan menjadi pendampingnya dari sejumlah nama yang terang-terangan menyatakan ingin menjadi Wakil Bupati Karimun?

Di internal Partai Golkar, baik tingkat DPD maupun 9 pimpinan kecamatan (PK) berharap Aunur Rafiq yang juga merupakan Ketua DPD Golkar Karimun untuk berdampingan dengan Raja Bakhtiar yang merupakan kader dan politisi Partai Golkar yang sudah 4 periode menjadi anggota DPRD Karimun dan Provinsi Kepri.

Menurut sejumlah pimpinan cecamatan Partai Golkar, Aunur Rafiq - Raja Bakhtiar merupakan sesuatu hal yang ideal, di samping sebagai kader sendiri, punya pengalaman luas serta ide-ide cemerlang dalam konsep pembangunan Kabupaten Karimun.

Raja Bakhtiar mengatakan, dirinya maju sebagai Bupati dan Wakil Bupati sebenarnya ingin berkarya yang lebih besar lagi bagi pembangunan di Kabupaten Karimun, meskipun selama menjadi anggota DPRD 4 periode sudah dilakukan.

"Saya banyak ide dan pemikiran untuk membangun Kabupaten Karimun dengan metode ATM (Amati, Tiru, Modif) apalagi saya berasal dari masyarakat biasa yang sudah mengunjungi berbagai daerah dan negara dan ide tersebut baru dapat dilaksanakan dengan memegang kekuasaan," jelasnya.

Sementara sejumlah nama yang sudah mendaftarkan diri ke sejumlah partai politik untuk maju sebagai Wakil Bupati berpasangan dengan Aunur Rafiq perlu diperhitungkan, seperti Anwar Hasyim, Hj Rosmeri (istri Plt Gubenur Kepri) dan H Muhammad Asyura (mantan Ketua DPRD Karimun) serta sejumlah nama lainnya yang berasal dari kalangan politikus dan swasta.

Di kalangan ASN Pemkab Karimun sebagian besar berharap pasangan incumbent Aunur Rafiq-Anwar Hasyim dapat terus berlanjut untuk periode yang kedua.

Menurut mereka, pasangan incumbent yang dikenal dengan ARAH (Aunur Rafiq - Anwar Hasyim) masih cukup baik dan tidak akan menimbulkan polemik di kalangan ASN. "Saya berpendapat pasangan Aunur Rafiq - Anwar Hasyim harus dilanjutkan lagi, karena kami ASN jadi kebingungan kalau mereka berpisah," ungkap salah seorang ASN yang tidak ingin ditulis namanya.

Sementara di kalangan partai politik, penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati diputuskan di tingkat pengurus pusat atau DPP partai dan selanjutnya berdasarkan survei yang dilakukan suatu lembaga survei yang ditujukan partai politik.

Adapun Anwar Hasyim yang saat ini sebagai Ketua DPD NasDem memang dengan bermodalkan 1 kursi di DPRD Kabupaten Karimun harus berkerja keras dan berkoalisi dengan partai lain kalau mau maju sebagai calon Bupati maupun Wakil Bupati.

Sementara Aunur Rafiq yang memiliki modal 8 kursi di DPRD Kabupaten Karimun berpeluang untuk berpasangan dengan Anwar Hasyim, Raja Bakhtiar, Hj Rosmeri serta H Muhammad Asyura dan itupun terpulang keputusan Partai Golkar.

Editor: Gokli