PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Mahfud Md Sebut Jokowi Pernah Laporkan Kasus Korupsi Kakap tapi Tak Ditindaklanjuti KPK
Oleh : Redaksi
Selasa | 12-11-2019 | 10:40 WIB
mahfud-MD9.jpg honda-batam
Mahfud MD. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Menko Polhukam Mahfud Md, bercerita di hadapan Kelompok Masyarakat Sipil soal tanda tanya besar Presiden Jokowi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak kunjung memproses laporannya.

Menurut Mahfud, Presiden Jokowi pernah melaporkan kasus-kasus besar secara langsung namun tak pernah ada kelanjutannya.

"Presiden menunjukkan (kepada Mahfud), saya sudah menampakkan dengan laporan ke KPK tetapi tak terungkap," kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Senin (11/11/2019) malam.

Mahfud melanjutkan, saat itu dirinya ditunjukkan Presiden Jokowi yang menurutnya hal itu adalah dugaan tindak pidana korupsi kelas kakap. Kendati, Presiden Jokowi mengklaim hingga sampai saat ini KPK tak kunjung memberi tindak lanjutnya.

"Presiden menyebut beberapa kasus yang luar biasa, saya ngelaporin sendiri, kata presiden, kami sudah laporkan kasus ini tapi tidak disentuh sampai sekarang," ujar Mahfud meniru ucapan Jokowi.

Perkuat KPK

Karenanya, menurut Mahfud, Presiden Jokowi sangat ingin memperkuat KPK dengan kembali menggenjot fungsi serta di tataran kejaksaan dan kepolisian. Hal itu pun menjadi salah satu tugas yang diamanahkan kepada Mahfud dengan jabatannya sekarang sebagai Menko Polhukam.

"Sekarang diperkuat itu kejaksaan kepolisian, sehingga kita normal kembali, KPK terus kita perkuat kata presiden cuma versi memperkuat itu yang berbeda pada takaran taktis, itu kata presiden kepada saya," Mahfud menandasi.

Usai bercerita demikian, Mahfud belum mengungkap kasus besar apa yang sebenarnya dilaporkan presiden ke KPK. Malam itu, Mahfud memilih untuk tidak memberi pernyataan lanjutan dan langsung memilih meninggalkan kantornya.

Sumber: merdeka.com
Editor: Chandra