PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kembangkan Tiga Program Studi, ITEBA Lakukan Kerjasama dengan ITB
Oleh : Nando Sirait
Selasa | 12-11-2019 | 09:51 WIB
iteba.jpg honda-batam
Penandatanganan MoU antara ITEBA dengan ITB. (Nando)

BATAMTODAY.COM, Batam - Institut Teknologi Batam (ITEBA) meresmikan kerjasama dengan sekolah bisnis dan manajemen Institut Teknologi Bandung (ITB) tentang pendirian sekolah bisnis, manajemen, dan hukum.

Rektor ITEBA, Sukrisno Mardiyanto, menjelaskan perjanjian kerjasama ini dimulai dengan penandatanganan MoU yang akan menghadirkan tiga program studi baru. Yakni Prodi Studi Sarjana Kewirausahaan dengan kekhususan Kewirausahaan Digital dan Kewirausahaan Kreatif. Lalu prodi Sarjana Manajemen dengan kekhususan Bisnis Internasional dan prodi Sarjana Hukum Bisnis.

"Kerjasama ini kami tuangkan dalam sebuah MoU. Realisasi kerjasama kami dengan ITB ini sebenarnya sudah yang ketiga kalinya. Kami berharap fakultas atau sekolah ini nantinya bisa menjadi andalan di ITEBA karena mensinergikan teknologi, manajemen, bisnis dan sains dalam satu fakultas," ujarnya, Selasa (12/11/2019).

Ia menambahkan paska MoU bersama ITB, pihaknya dapat segera merealisasikan fakultas tersebut, dan dapat dimulai pada tahun ajaran 2020-2021.

ITEBA yang didirikan Yayasan Vitka pada awal pendiriannya memiliki dua fakultas dan enam program studi. Guna melengkapi mata pendidikan, mengoptimalkan sinergi antar program studi, dan meningkatkan dampak dari program pendidikan yang dilaksanakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, ITEBA berencana untuk mengembangkan Sekolah Bisnis, Manajemen, dan Hukum.

Sementara itu, Dekan SBM ITB, Sudarso Kaderi Wiryono mengatakan, kerjasama ini sebagai bagian dari upaya Institut Teknologi Bandung berperan serta dalam mengembangkan dunia pendidikan di Indonesia guna menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang unggul.

Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung akan berperan serta mendampingi ITEBA dalam mengembangkan ketiga program studi baru ini.

Sudarso Kaderi menjelaskan, latar belakang pendirian ketiga program studi baru ini didasari pada kondisi dunia bisnis yang sedang berada pada era Volatile, Uncertain, Complex dan Ambiguous (VUCA).

"Kurikulum sekolah bisnis harus bisa mempersiapkan mahasiswanya untuk menghadapi landscape bisnis VUCA," ujar Sudarso Kaderi.

Menurutnya, jika fakultas baru ini terbentuk, maka boleh dikatakan ITEBA menjadi satu-satunya institut atau bahkan universitas yang memiliki fakultas yang mengkombinasi teknologi, manajemen, bisnis dan sains.

Editor: Chandra