Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Begini Cara Merawat Interior Mobil Berbahan Kulit Asli dan Kulit Sintetis
Oleh : Redaksi
Sabtu | 13-07-2019 | 19:52 WIB
jok-kulit1.jpg Honda-Batam
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Ada berbagai pilihan produk aftermarket untuk menyempurnakan interior mobil sesuai selera. Umumnya saat ini bahan kulit menjadi tren tersendiri karena lebih mudah dibersihkan dibanding bahan berserat atau berbulu.

Nah sebelum menggantinya perlu diketahui dulu bahwa ada dua jenis kulit yang disediakan untuk dipasang melapisi interior mobil. Pertama adalah kulit asli dan kedua adalah kulit sintetis. Perbedaan ini mengharuskan pengendara mengerti bagaimana merawatnya supaya awet.

Manager Digital Creative Division MBtech, Edi Pamungkas mengatakan kulit asli memerlukan perawatan ekstra dibanding kulit sintetis. Layaknya kulit manusia, kulit asli perlu diolesi pelembut agar tidak cepat kering dan akhirnya mengelupas.

"Kulit asli lebih rewel biasanya harus dikasih lotion kalau tidak dirawat apalagi kulit mati lama lama akan kering dan pecah," ujar Edi usai meluncurkan produk terbarunya MBTech Giorgio di Sudirman, Jakarta Selatan.

Penggunaan bahan ini juga diyakini CEO Autoblitz Interior, Irvan Battista sebagai solusi jika tidak memiliki cairan khusus untuk merawat interior. Pelembab kulit manusia dinilai manjur untuk menjaga kualitas kulit asli interior mobil dalam kondisi prima.

"Kalau mau rawat interior khususnya bahan kulit itu cukup mudah ya. Minimal sekali sebulan dibersihkan pakai cairan khusus. Kalau tidak punya pakai lotion saja cukup," ujar Irvan beberapa waktu lalu.

Sementara itu kulit sintetis hanya perlu dibersihkan dengan air hangat dan sabun. Sabunnya pun tak bisa sembarangan karena material sintetis, cairan mengandung alkohol dan zat kimia akan mempercepat usia kulitnya. Ia pun menegaskan kulit sintetis lebih kuat dibandingkan dengan kulit asli. Jika kotoran membandel membersihkan lapisan kulit sintetis bisa menggunakan minyak kayu putih.

"Tapi kalau sintetis lebih kuat karena ada formulasi yang bisa melindungi itu dan bukan bahan organik. Caranya simpel, air hangat sama sabun bayi. Pokoknya sabun yang tidak mengandung alkohol. Kalaupun kotor banget pakai minyak kayu putih. Pokoknya hindari penggunaan zat kimia seperti bensin atau alkohol," papar Edi.

Sumber: Detik.com
Editor: Yudha