PKP

RDP dengan Disdik Kepri, Teddy Jun: Tanjungpinang Butuh SMA Negeri Baru
Oleh : Redaksi
Rabu | 10-07-2019 | 12:16 WIB
tpi-butuh-sman-baru.jpg honda-batam
RDP Komisi IV DPRD Kepri dengan Dinas Pendidikan terkait PPDB. (Diskominfo Kepri)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Riau menyatakan Kota Tanjungpinang membutuhkan SMAN baru untuk menampung pelajar yang lulus SMP.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kepri, Teddy Jun Askara setelah rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kepala Disdik Kepri, M Dali di Kantor DPRD Kepri, Selasa (8/7/2019) membahas permasalahan PPDB.

Permasalahan penerimaan murid baru SMAN saat ini menimbulkan permasalahan lantaran banyak orangtua atau wali murid tidak dapat memasukkan anak-anaknya ke sekolah negeri.

Permasalahan tersebut banyak terjadi di Kecamatan Tanjungpinang Timur. Salah satu penyebabnya, di Tanjungpinang Timur hanya ada satu sekolah baru (SMAN 7), yang berada di Sri Carang Batu 13. Sekolah tersebut memiliki ruang belajar yang terbatas.

Sementara wilayah kecamatan tersebut cukup luas sehingga warga yang tinggal di perumahan di Batu 7-10 dalam kondisi yang sulit karena ditolak sistem ketika mendaftar daring di sekolah lainnya, seperti SMAN 2 dan SMAN 4.

"Kami siap menggunakan sebagian anggaran aspirasi untuk percepatan pembangunan sekolah baru di Kota Tanjungpinang. Ini kebutuhan mendesak," ujarnya, seperti dikutip situs resmi Diskominfo Kepri.

Selama ini, menurut dia, Komisi IV juga kerap mengalokasikan dana aspirasi untuk pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan penyediaan alat praktik sekolah. "Solusi lainnya mengatasi permasalahan PPDB ini yakni relokasi SMAN 3 Tanjungpinang ke wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur. Mudah-mudahan tahun 2020 ini terealisasi," katanya.

Kepala Disdik Kepri, M Dali mengemukakan, pihaknya juga telah merancang untuk membangun dua gedung sekolah baru yakni SMAN/SMKN di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur. "Kami minta dukungan dari seluruh pihak agar rencana ini berhasil," katanya.

Editor: Gokli