PKP

Pengakuan Eks Miss Universe Aussie Tepis Telantar di Bali
Oleh : Redaksi
Selasa | 25-06-2019 | 09:16 WIB
tegan-martin.jpg honda-batam
Eks Miss Universe Australia Tegan Jade Martin. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Badung - Berita eks Miss Universe Australia Tegan Jade Martin 'telantar' di Bali bikin heboh. Pihak Imigrasi pun angkat suara.

Dirangkum detikcom, Senin (24/6/2019), Imigrasi sempat meminta klarifikasi dari Tegan Martin. Martin dimintai klarifikasi melalui pemeriksaan Imigrasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Klarifikasi dilakukan pada Minggu (23/6) malam. Imigrasi menyatakan Martin tak terganggu saat akan kembali ke Aussie. Martin terbang pukul 21.30 Wita menumpangi maskapai JetStar.

"Alasannya yang bersangkutan sebenarnya tidak mengerti mengapa itu menjadi viral karena yang bersangkutan tidak menceritakan kasus ini atau memberitahukan ini ke siapa-siapa sebenarnya," jelas Kepala Seksi Pemeriksaan IV Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Warhan Napitupulu saat jumpa pers di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ngurah Rai, Jl Raya Taman Jimbaran, Badung, Bali, Senin (24/6/2019).

Kepada petugas, perempuan yang berprofesi sebagai model ini mengaku tak menyangka posting-annya bikin heboh. Martin juga heran mengapa unggahan Instagram (IG) Story-nya ini bisa viral. Martin mengatakan tak pernah memberi keterangan kepada pihak lain.

"Jadi itu based on capture-an dia yang diambil media, jadi dia tidak pernah memberikan statement perihal kejadian ini ke pihak lain. Jadi dia tidak mengerti mengapa ini menjadi viral atau menjadi isu di tempat lain, sehingga dia mungkin meminta maaf kalau menjadi isu yang besar karena dia tidak tahu efeknya akan besar," ujar Warhan.

Warhan mengatakan pihaknya hanya menanyakan perihal maksud posting-an Martin yang akhirnya menjadi isu. Kepada petugas, Martin mengaku tidak pernah dicegah pulang dari Bali karena paspor basah.

"Statement itu tidak keluar dari dia, namun dia mengakui itu dia posting di IG, dan itu mungkin yang di-capture media Australia pernyataan yang bersangkutan tidak ada konfirmasi dari media ke yang bersangkutan," jelasnya.

Pihak imigrasi menyesalkan unggahan Martin. Pasalnya posting-an tersebut menyinggung pemerintah Indonesia.

"Jadi dia tidak memberikan alasan hanya posting berita itu dan tidak berpikir bahwa akan viral dan menyinggung pemerintah Indonesia. Tapi seharusnya, kalau kita ketahui seleksi Miss Universe bukan hanya kecantikan tubuh dan keindahan wajahnya, tapi otak dan kemampuan umumnya juga dilaksanakan dengan tes tersebut. Jadi yang bersangkutan hanya mengakui menyesal, tidak boleh foto, tidak boleh direkam, alasannya saya tidak tahu sampai besar seperti ini," tutur Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ngurah Rai Amran Amir.

Kabar soal Tegan Martin yang tertahan di Bali ini awalnya disampaikan media Australia, news.com.au, pada Jumat (21/6). Media Australia itu mendasarkan pemberitaannya pada Instagram Story milik Martin yang menampilkan paspornya dengan keterangan 'Wasn't allowed on my flight due to this watermark in the corner of my passport. Has this happened to anyone else?' yang bila diterjemahkan secara bebas maka artinya 'Tak diizinkan terbang karena ada tanda air di sudut paspor saya. Adakah orang lain yang mengalami kejadian serupa?'

Setelah kabar itu viral, Imigrasi Ngurah Rai menegaskan tidak pernah membuat Tegan Martin tertahan di Bali seperti yang disebutkan. Namun Imigrasi menerima informasi bahwa, sebelum berangkat ke Bali atau tepatnya pada 16 Juni 2019, Tegan Martin diberi tahu General Manager JetStar Airways untuk mengganti paspornya karena kondisinya rusak. Informasi itu masuk akal karena paspor yang digunakan Martin untuk masuk ke Indonesia tergolong baru yaitu tertanggal 17 Juni 2019, tanggal yang sama ketika Martin tiba di Indonesia.

Editor: Chandra