Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Menhub akan segera Evaluasi Pengembalian Pelabuhan Penumpang dari Batuampar ke Sekupang
Oleh : Nando
Minggu | 26-05-2019 | 09:32 WIB
menhub_pelabuhan_sekupang1.jpg Honda-Batam
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengunjungi Pelabuhan Sekupang, Batam (Foto: Nando)

BATAMTODAY.COM, Batam - Kebijakan Kementerian Perhubungan RI dalam memindahkan Pelabuhan Penumpang Pelni, dari Pelabuha Beton Sekupang ke Pelabuhan Bongkar Muat Batuampar. Akan melalui evaluasi kembali, sesaat setelah kunjungan dari Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sudirman, Sabtu (25/5/2019).


Tidak hanya menerima masukkan langsung dari Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Edy Putra Irawady. Masukkan lainnya juga datang dari beberapa calon penumpang, yang terlihat tengah menunggu di ruang tunggu Pelabuhan Batuampar.

Dalam kunjungannya, Budi terlihat berdialog dengan beberapa calon penumpang dan sempat menanyakan dimanakah sebaiknya lokasi Pelabuhan Pelni ditempatkan.

"Kalau disuruh memilih bapak dan ibu, lebih baik mana Pelabuhan saat ini atau yang sebelumnya?," ujarnya.

Pertanyaan yang terlontar dari Menteri Perhubungan tersebut, langsung mendapat tanggapan dari para penumpang dan porter agar pelabuhan segera dikembalikan ke Sekupang.

Usai meninjau kesiapan angkutan Lebaran tahun 2019 di Batam. Budi mengakui, fasilitas yang ada saat ini kurang maksimal. Hal ini diperparah dengan curah hujan yang menyambut kedatangannya, sehingga membuat jalur busway dari ruang tunggu menuju kapal terpantau tergenang air setinggi mata kaki orang dewasa.

"Banyak fasilitas pelabuhan yang kurang memadai. Alternatifnya diperbaiki atau kembali ke Sekupang. Sekupang diperbaiki," paparnya.

Untuk jangka panjang, alternatifnya fasilitas di Pelabuhan Batuampar akan diperbaiki. Sedangkan jangka pendek, terlebih di musim mudik Lebaran saat ini, Budi meminta kepada pemerintah setempat, ada tenda-tenda di lokasi di Pelabuhan Pelni Batuampar.

Dan untuk kontainer yang berada tak jauh dari tempat kapal bersandar, dipindahkan sementara waktu. Selain itu, Budi juga meminta ada pos pelayanan kesehatan.

"Intinya kita akan evaluasi. Untuk draft, di sini (Pelabuhan Batuampar) memadai," kata Budi.

Banyak penumpang kapal yang mengeluhkan kondisi Pelabuhan Pelni di Batuampar saat ini. Selain masih bergabung dengan pelabuhan kargo, sehingga membuat tingkat risiko kepada penumpang juga tinggi.

Penumpang juga mengeluh tidak ada kendaraan umum di dekat pelabuhan. Kondisi ini berbeda dengan Sekupang, di sana terdapat jalur Bus Trans Batam di dekat pelabuhan.

Editor: Surya