PKP

Ngopi Bareng Calon Wali Kota Batam, Jadi Rajagukguk

Pengelolaan Potensi Ekonomi Batam Belum Optimal
Oleh : Saibansah
Sabtu | 04-05-2019 | 19:40 WIB
jadi-rajagukguk3.jpg honda-batam
Ketua Kadin Kota Batam, Jadi Rajagukguk. (Foto: Ist)

POTENSI ekonomi Batam saat ini belum tergarap maksimal. Padahal, jika anugerah potensi yang diberikan Tuhan untuk masyarakat Pulau Batam itu dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin masyarakat Batam tidak perlu lagi membayar PBB dan dapat menikmati sekolah serta layanan kesehatan gratis. Apa saja potensi yang belum tergali itu? Berikut perbincangan wartawan BATAMTODAY.COM, Saibansah Dardani dengan Ketua KADIN Kota Batam, Jadi Rajagukguk.

Sejak menjabat sebagai Ketua KADIN (Kamar Dagang dan Industri) Kota Batam tahun 2015 lalu, naluri bisnis dan politik Jadi Rajagukguk, kian tergelitik. Apalagi, setelah melihat beban hidup masyarakat Kota Batam yang kian hari kian berat. Bukan saja akibat tekanan ekonomi global yang berdampak langsung pada penurunan investasi asing. Tapi, juga ditambah dengan berbagai beban hidup lain. Seperti beban Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), biaya anak-anak sekolah yang tidak gratis, juga kesehatan.

"Padahal, jika kita bisa mengelola dengan baik berbagai potensi ekonomi di Kota Batam, kita bisa mendapatkan lebih banyak sumber pemasukan bagi Pemerintah Kota Batam," ujar Jadi Rajagukguk di Batam, Sabtu (4/5/2019).

Coba lihat Singapura, lanjut Presiden Direktur/Komisaris PT. Raja Energi Investasi itu, mereka bisa memanfatkan laut dengan akumulasi ekonomi yang besar. "Mengapa kita tidak manfaatkan potensi laut kita seperti Singapura," tanya Jadi.

Selain potensi laut, tambah Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) itu, kita bisa memanfaatkan bandara dan pelabuhan kita sebagai international-hub. Untuk menarik pangsa pasar di kawasan regional yang tidak semuanya dapat diserap oleh Singapura.

"Yang juga sangat penting adalah bagaimana kita mengerakkan perekonomian masyarakat melalui skema usaha kecil menengah, kita berikan kail bukan ikan, dan ini harus kita kawal betul," tegas alumni GICI Business Univercity (Management Business, Ilmu Ekonomi) Jakarta.

Itulah diantara faktor yang mendorongnya untuk maju dalam Pemilihan Wali Kota Batam yang digelar serentak di seluruh Indonesia, September 2020 mendatang. Tentunya, sebagai politisi PDIP, Jadi Rajagukguk mengharapkan dukungan dari partai politik tempatnya bernaung.

Sebagai calon Wali Kota Batam dari kalangan dunia usaha, Jadi Rajagukguk berambisi kuat untuk menjadikan Batam sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi Indonesia wilayah Batam. Tentu saja, dengan menjalin koordinasi yang baik dan kondusif dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Tidak saling menjegal, tapi saling mendukung dan menguatkan. "Masih banyak yang harus dibenahi untuk memajukan perekonomian Batam," tegasnya lagi.

Editor: Gokli