PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Peringati May Day, Buruh di Tanjungpinang Berjoget Ria
Oleh : Roland Aritonang
Rabu | 01-05-2019 | 11:04 WIB
joget-may-day.jpg honda-batam
Aksi joget buruh di Tanjungpinang merayakan May Day. (Foto: Roland Aritonang)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Perayaan May Day di Tanjungpinang dimeriahkan dengan goyang bersama ratusan buruh dan anggota Polri di Laman Boenda Gonggong, Rabu(1/5/2019).

Goyang bersama ratusan pekerja atau buruh, bersama sejumlah anggota Polri dari Polres Tanjungpinang ini terlihat meriah. Selain itu seluruhnya juga terlihat bersemangat terutama ratusan buruh se-Tanjungpinang.

Semangat seluruh buruh ini ditambah lagi dengan berbagai door price untuk para buruh yang sangat energik untuk bergoyang bersama dalam peringatan May Day. Hal ini justru berbanding terbalik dengan perayaan May Day di kota-kota lain yang menggelarnya dengan turun ke jalan untuk berorasi.

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Reformasi (SPSI-R) Kota Tanjungpinang, Cholderia Sintinjak mengatakan, di sini ratusan buruh berkumpul untuk memperingati hari buruh sedunia ( May Day) 2019. Diketahui bahwa selama ini buruh berjuang untuk memperjuangkan hari buruh ini menjadi hari libur nasional.

"Ini salah satu cara menghargai buruh-buruh yang ada," ujar Colderia.

Colderia bercerita bahwa May Day pertama kali dilaksanakan di Kota Surabaya. Berdasarkan undang-undang tahun 2001 untuk mensejahterakan buruh seperti memberi hak-haknya, tidak memulai buruh tanpa prosedur, dan lain sebagainya.

"Mari menjadi buruh yang profesional. Tingkatkan produktifitas, rajin berkerja, dan tingkatkan kreativitas supaya tidak ketinggalan buruh yang ada dari luar Indonesia," harapnya.

Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Rahma mengatakan, untuk keluarga besar buruh, yang duduk saat ini untuk bermusayawarah ini merupakan tindakan yang arif dan bijaksana. Kalau berkerja dengan baik yakin dan percaya buruh di Tanjungpinang lebih baik lagi.

"Kalau di luar negeri hari May Day ini hari diskon sebesar-besarnya. Ini menjadi masukan buat kami ini harus ada rembuk bersama dan perhatian bersama untuk buruh yang ada di Tanjungpinang," katanya.

Menurutnya pemerintah memberikan apresiasi yang setingginya kepada panitia ini. Ditandai dengan kegiatan yang positif hal ini tentu adanya hubungan yang baik antara Serikat Pekerja dan pekerja.

Ini dapat dijadikan untuk menentukan serta membangun hubungan industri yang bermartabat antara pengusaha dan pemerintah, serta untuk mengurai permasalahan problematika selama ini.

"Untuk tahun kita bisa menghadirkan pengusaha-pengusaha untuk duduk di sini bersama dengan buruh," tutupnya.

Sementara itu, Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi mengapresiasi, kegiatan buruh ini dengan luar biasa kondusif. Pesan yang disampaikan oleh buruh nantinya senantiasa didengar oleh pemerintah.

Semoga hari demi hari perhatian yang sudah diberikan pemerintah akan lebih baik. "Karena pemerintah memerlukan buruh di tengah-tengah kemajuan teknologi. Ini menjadi modal kemajuan bangsa dan negara. Keamanan Kota Tanjungpinang tidak dari organisasi kepolisian saja tetapi seluruh elemen ikut menjaga seperti TNI, warga berserta buruh yang ada," singkatnya.

Editor: Gokli