PKP

Uji Kadar Kepedasanmu di Sajian Sambal Nusantara Dr Wok
Oleh : Hendra
Senin | 29-04-2019 | 08:28 WIB
sambal-pedas.jpg honda-batam
Salah satu menu di Dr Wok dengan sambal nusantara. (Foto: Hendra)

BATAMTODAY.COM, Batam - Anda penggemar masakan pedas? Terutama dari beragam jenis sambal nusantara, datang dan uji sejauh mana kesanggupanmu akan rasa pedas yang disajikan dari dapur Dr Wok.

Dr Wok adalah nama gerai makanan yang didirikan oleh M Daniel, inspirasi pria keturunan China-Minang ini memberi nama bukan asal saja. D merupakan singkatan dari Daniel, R itu adalah Recipient, dan Wok itu sendiri dalam terminologi bahasa Mandarin adalah 'kuali'.

Dengan nama tersebut, pria yang juga Chairman Indonesian Chefs Association (ICA) DPD Kepri ini ingin menampilkan sajian masakan menarik, ke segenap pecinta kuliner di Kota Batam, yakni aneka ragam sambal dari setiap menu makanan.

"Selama inikan sambal lebih pada sekadar pelengkap hidangan semata, dan juga alternatif sambal yang disajikan lebih pada umumnya, sedangkan Indonesia sendiri memiliki ragam jenis sambal nusantara," ungkapnya, Minggu (28/04/2019) malam.

Pada kertas menu yang dituliskan, terlihat memang banyak sajian sambal nusantara, di antaranya; sambal andaliman, sambal bawang, sambal matah bali, terasi, sambalado patai, sambal ijo, sambal rica-rica, taliwang dan beragam sambal lainnya.

"Beberapa sambal memang telah sering kita dengar, namun bedanya untuk sambal-sambal yang umum tersebut saya kreasi dengan beberapa tambahan bumbu yang berbeda," ujarnya.

Dari sekian sambal yang disajikan, pria yang pernah bekerja 2 tahun di dapur Best Western Premier (BWP Hotel) Panbil ini mengatakan, sambal andaliman merupakan khas dari daerah Tapanuli, dan itu adalah sambal yang paling banyak diminati.

"Dari sekian sambal tersebut, sambal andaliman memang paling banyak diminati. Rasa dan wanginya yang khas memang menjadi daya tarik tersendiri," lanjutnya.

Selain sajian menu sambal, Dr Wok juga memiliki alternatif menu masakan lainnya, seperti Mix Vegetarian yang disajikan dengan konsep Thailand dan juga nasi goreng andaliman serta nasi goreng djancuk yang penyajian makanannya langsung disantap dalam sebuah kuali kecil, sebagai pengganti piring.

"Untuk nasi goreng memang kita sengaja menyajikannya langsung di dalam kuali kecil, inilah ciri khas dari 'Wok' tersebut, saya namai dengan Wok Station," pungkas pria yang juga seorang konsultan kuliner itu.

Editor: Gokli