PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Siap Turunkan 10 Ribu Massa, Berikut 6 Tuntutan Buruh di May Day 2019
Oleh : Hendra Mahyudi
Sabtu | 27-04-2019 | 17:04 WIB
may-day11.jpg honda-batam
May Day. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Sejarah May Day adalah sejarah perjuangan kelas buruh dalam menuntut 8 jam kerja. Hal ini jugalah yang menjadi pondasi dasar persatuan serikat buruh di kota Batam untuk terus turun ke jalan.

Meskipun tuntutan 8 jam tersebut telah disahkan, namun masih banyak tuntutan lainnya yang terus disuarakan.

Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Elektronik Elektrik (SPEE) FSPMI Batam, Mustafa mengatakan, pada peringatan May Day nanti akan turun 10 ribu lebih buruh dengan satu tekad dan tujuan, yakni sebelum habisnya masa jabatan Presiden Jokowi, periode 2014-2019, akan ada 6 tuntutan yang kembali mereka suarakan.

"Saat May Day nanti, akan ada 10 ribu lebih buruh yang akan turun ke jalan. Kita telah kirim undangan ke setiap persatuan buruh di setiap perusahaan," ujarnya.

Tak hanya itu, Ia juga mengatakan akan menyuarakan 6 tuntutan massa buruh. Yang mana dalam aksi May Day kali ini adalah; pertama, tolak upah murah, di mana buruh menutut Presiden atau pemerintah terkait untuk mencabut PP 78/2015 dan menaikkan komponen kebutuhan hidup layak (KHL) menjadi 84 items.

"Ke-2 meminta pemerintah hapus praktik Outsourcing dan juga konsep pemagangan yang berkedok Outsourcing," ujarnya, Sabtu (27/04/2019).

Tuntutan ke-3, adalah meningkatkan manfaat jaminan kesehatan dan jaminan pensiun bagi para pekerja. Serta ke-4 yakni meminta pemerintah menurunkan tarif dasar listrik dan harga sembilan bahan pokok (Sembako).

"Adapun yang ke-5 yakni, kita ingin pemerintah meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan guru, tenaga honorer serta pengemudi ojek online (Ojol). Serta yang ke-6 meminta pemerintah tegakkan demokrasi yang jujur dan damai, khususnya dalam pemilihan Presiden 2019 ini," lanjutnya.

Ia juga mengatakan, pada aksi May Day nanti, dua tempat yang akan dituju pada parade aksi mereka adalah perwakilan kantor dinas Gubernur Kepri di Graha Kepri, dan juga Kantor Walikota Batam.

"Aksi kita akan terpusat di Graha Kepri dan Kantor Walikota Batam. Sedangkan untuk titik kumpul peringatan hari buruh tahun ini, masing-masing di Batuampar, Mukakuning, Batam Centre, Tanjunguncang dan Kabil." pungkasnya.

Editor: Yudha