PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Ledakan di PT MOS Karimun Akibatkan Dua Pekerja Luka Bakar
Oleh : Wandy
Rabu | 24-04-2019 | 19:16 WIB
laka-kerja-mos1.jpg honda-batam
Asap mengepul saat terjadi ledakan di PT. MOS Karimun. (Foto: Wandy)

BATAMTODAY.COM, Karimun - Insiden ledakan dan kebakaran terjadi di PT Multi Ocean Shipyard (MOS), mengakibatkan dua pekerja mengalami luka bakar serius.

Berdasarkan informasi yang didapat, peristiwa naas tersebut terjadi pada saat para pekerja tengah melakukan project memperbaiki kapal, Rabu (24/4/2019) sekira pukul 17.25 WIB. Saat terjadi ledakan dahsyat, para pekerja yang tengah berada di lokasi terkena dampak atas peristiwa tersebut.

Menurut keterangan seorang pekerja yang namanya namanya ditulis, kecelakaan bermula saat salah seorang pekerja melakukan pengelasan di salah satu project perbaikan kapal.

"Ada yang lagi ngelas di atas kapal, terus api bekas lasannya itu jatuh ke bawah dan kena material lain dan kena tabung, makanya di lantai dasar kapal mengalami ledakan," katanya.

Saat ini, kedua pekerja yang mengalami luka bakar tersebut tengah mendapat pertolongan medis secara intensif di RSUD Muhammad Sani dan Rumah Sakit Bakti Timah.

Kapolsek Meral AKP Hadi Sucipto saat dikonfirmasi soal ledakan tersebuut mengaku belum mendapatkan informasi. Tapi, segera
mengecek ke anggotanya untuk memastikan kejadian itu.

"Kita belum mendapatkan informasi karena masih berada di PPK untuk mengawasi perhitungan suara. Segera kami infokan terkait kejadian itu nanti. Setelah ini kita langsung ke TKP," katanya.

Sementara itu, Kepala Pusat Informasi dan Layanan RSUD Muhammad Sani Zulham membenarkan adanya pekerja yang dilarikan ke RSUD karimun karena mengalami luka bakar. Menurutnya, saat ini pekerja itu sedang mendapatkan perawatan medis di ruang Instalasi Gawat Darurat.

"Iya benar, ada satu orang. Saat ini masih dalam perawatan medis di IGD oleh dokter. Kita belum dapat memberikan keterangan karena masih fokus terhadap penanganannya," kata Zulham, Rabu malam

Hingga berita ini ditulis, belum adanya keterangan resmi dari pihak perusahaan PT. MOS terkait insiden tersebut kecelakaan yang mengakibatkan dua korban alami luka bakar cukup serius.

Editor: Dardani