PKP

KPU dan Banwaslu Bakal Cari Solusi Surat Suara Tertukar di Tembelan Bintan
Oleh : Syajarul Rusydy
Rabu | 17-04-2019 | 16:10 WIB
surat-suara-tembelan1.jpg honda-batam
Surat suara di Kecamatan Tambelan Kabupaten Bintan. (Foto: Syajarul)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Warga Desa Pangekek, Kecamatan Tambelan, yang memcoblos di TPS 3 hanya memilih empat kertas suara. karena adanya insiden surat suara yang tertukar, sementara KPU dan Banwaslu Bintan masih rapat dan mencari solusi.

Dari informasi yang berhasil di himpun, permasalahan di TPS 3 Desa kukup bahwa surat suara DPRD Kabupaten, yang seharusnya surat suara dapil II, terisi dengan dapil I seluruhnya. Untuk TPS 2, jumlah pemilih 163, kertas suara DPRD Kabupaten dari sisa surat suara 85 terdapat 45 surat DPRD Kabupaten Dapil I.

"Untuk TPS III tetap dilanjutkan pemilihan, dengan memilih hanya empat surat suara. TPS Desa Pulau Pengekek seluruh surat suara DPRD KAB dapil I jumlah pemilih 91 , hadir 90, sedangkan jumlah pemilih TPS 3 Desa Kukup 150 orang," beber warga.

sementara itu, terkait masalah tertukarnya surat suara ini. pihak KPU Belum menumakan solusi, sedangkan Banwaslu dan KPU Bintan baru akan menggelar rapat mencari solusi atas masalah yang fatal ini.

"Kami msh alan melakukan rapat terlebih dahulu, bersama KPU mencari solusinya," sebut Ketua Banwaslu Bintan Febriandinata.

diberitakan sebelumnya, Logistik Pemilu di Dapil I Kecamatan Bintan Utara dan Dapil II Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan tertukar. Terungkapnya hal ini, saat salah seorang warga hendak melakukan pencoblosan di Desa Kukup, Kecamatan Tambelen.

"Jadi pas mau nyoblos, dilihat kok gak ada nama-nama Caleg yang menjadi Dapil di sini," kata salah seorang warga Tambelan saat dihubungi melalu telpon, Rabu (17/4/2019).

Sementara itu, Komisioner KPU Bintan Divisi Perencanaan dan Data, Haris Daulay membenarakan informasi tersebut, namun sedang memastikan kebenaran atas tertukarnya logistik surat suara tersebut.

"Iya benar tadi pagi kami juga sudah mendapatkan informasi, tetapi saat ini kami masih memastikan, apakah benar logistik surat suara itu tertukar. Nanti kami infokan lagi ya," timpalnya.

Editor: Yudha