PKP

262 Warga Binaan Rutan Karimun Gunakan Hak Pilihnya
Oleh : Wandy
Rabu | 17-04-2019 | 15:29 WIB
coblos-rutan-karimun1.jpg honda-batam
Pemilihan di Rutan Tanjungbalai Karimun. (Foto: Wandy)

BATAMTODAY.COM, Karimun - Sebanyak 262 Warga Binaan Rutan Karimun Kelas IIB Tanjungbalai Karimun yang masuk dalam Daftar Pemilihan Tambahan (DPTb) yang telah terverifikasi oleh KPU Kabupaten Karimun berkesempatan menggunakan hak pilihnya.

Dimana para warga binaan tersebut dikeluarkan untuk mencoblos berdasarkan kloter atau secara bergantian dan menertibkan sesuai urutan sehingga proses pelaksanaan pemilihan umum di Rutan dapat berjalan dengan lancar.

"Untuk pemilihan umum di Rutan Karimun dari awal hingga saat ini berjalan lancar tanpa ada kendala. Dimana kita mengatur berdasarkan urutan agar tertib," kata Ketua KPPS 15, Raja Ade Maharta, Rabu (17/4/2019) di Rutan Karimun.

Dia mengatakan, untuk surat suara yang dibuka saat tiba di Rutan Karimun mengalami kekurangan surat suara untuk DPR RI sebanyak 12 lembar dan DPRD Kabupaten sebanyak 72 lembar.

"Namun hal tersebut sudah kita sampaikan dan laporkan kepada TPS yang memiliki kelebihan surat suara. Karena kita menginginkan agar warga binaan ini dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019 ini," terang Ade.

Sementara itu KA. Rutan Karimun Kelas IIB Tanjungbalai Karimun Eri Erawan mengatakan, selama proses pencoblosan yang dilakukan di Rutan Karimun berjalan lancar.

"Namun terkait surat suara yang kurang sudah diatasi oleh Ketua KPPS. Dan kita harapkan proses ini berjalan aman hingga akhir," ucapnya.

Dia mengatakan, sebelum pemilihan para warga binaan di Rutan Karimun diperlihatkan terlebih dahulu siapa calon-calon yang akan bertarung dalam pesta demokrasi tersebut.

"Sebelum mereka milih kita ada tempel Capres dan Caleg agar para warga binaan ini dapat memilih siapa yang akan mereka coblos. Karena para caleg tidak diperbolehkan berkampanye di dalam rutan, bahkan caleg yang mau menjengukpum kita larang. Semoga apa yang terjadi hari ini tentunya untuk Indonesia lebih baik kedepannya," kata Eri.

Editor: Yudha