PKP

Selama Masa Tenang, Bawaslu Batam Terima 9 Pengaduan Money Politic
Oleh : Hendra Mahyudi
Selasa | 16-04-2019 | 16:29 WIB
mangihut1.jpg honda-batam
Mangihut (Kiri), Komisioner Bawaslu Kota Batam. (Foto: Hendra)

BATAMTODAY.COM, Batam - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Batam telah mengimbau kepada para calon legislatif (Caleg) dan Partai Politik bahwa selama masa tenang tidak dibenarkan melakukan kampanye terselubung dan politik uang (money politic).

Namun kenyataan di lapangan, hal ini tidak diindahkan oleh beberapa kontestan pemilu yang bersaing memperebutkan kursi di legislatif. Terbukti, hingga hari ini, Bawaslu kota Batam mengatakan mereka telah mendapat 9 pengaduan perihal kecurangan (kampanye terselubung) yang dilakukan oleh beberapa orang caleg di beberapa wilayah di kota Batam.

"Ada tambahan lagi tadi malam, Asman Abnur sama si Samsul," ujar Mangihut Rajagukguk, Komisioner Bawaslu Batam, Divisi Hukum.

Jadi hingga hari ini pengaduan dugaan money politics selama masa tenang yang diterima oleh Bawaslu, dikatakan Mangihut ada sebanyak 9 orang caleg.

"Ditambah juga pada hari ini, ada yang melaporkan dari Belakangpadang atas nama IR, yang memberikan sesuatu barang, dan itu akan kita investigasi juga," jelasnya.

Kepada pewarta Mangihut, mengatakan mereka yag terlibat adalah dari partai PAN, PPP, Gerindra, dan itu secepatnya akan mereka kelarkan terutama pada proses investigasnya, "Cuman kita terbentur waktu juga dengan adanya persoalan logistik seperti ini," lanjutnya.

Ia mengatakan, meski fokus Bawaslu terbagi antara persoalan distribusi logistik yang belum selesai, akan tetapi mereka tetap lakukan investigasi terhadap caleg partai yang diduga melakukan kampanye terselubung di masa tenang ini.

"Investigasi Gerindra, PPP dan PAN yang terakhir kita dapatkan akan tetap berjalan," lanjutnya lagi.

Di akhir wawancara saat ditanyakan total nama dari 9 orang tersebut, Mangihut enggan mengatakan, namun Ia pastikan akan melakukan investigasi secepatnya.

Editor: Yudha