PKP

Begini Kronologis Lakalantas yang Renggut Nyawa Balita di Bintan
Oleh : Syajarul Rusydy
Rabu | 13-02-2019 | 11:28 WIB
korban-kijang.jpg honda-batam
Korban laka lantas di alan Nusantara Km 19 Kijang, Bintan pada Selasa (12/2/2019) sekira pukul 17.50 WIB saat dibawa ke RSUP Kepri, Tanjungpinang. (Ist)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Nyawa seorang balita umur 2 tahun, Aqila yang saat itu dibonceng ibunya tak terselamatkan setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Nusantara Km 19 Kijang, Bintan pada Selasa (12/2/2019) sekira pukul 17.50 WIB.

Saat itu, Aqila dibonceng bersama saudaranya Kanza (5) oleh ibunya, Suzana (29). Sepeda motor yang mereka kendarai Honda Vario tabrakan dengan sepeda motor Honda Tiger BP 2892 TJ yang dikendarai Nasarudin bersama Gondrong, diduga dalam kondisi mabuk.

Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Cut Putri Amelia Sari menuturkan, sebelum terjadinya kecelakaan lalu lintas tersebut, datang sepeda motor yang dikendarai Nasarudin dengan mambawa penumpang Gondrong dari arah Kijang ke Tanjungpinang.

"Sesampainya di Jalan Nusantara Km 19 Kijang, Nasarudin hendak menyalip mobil yang tepat berada di depannya, seperti tidak beraturan (kondisi dalam keadaan mabuk), lalu dari arah berlawanan datang Suzana dengan membawa 2 penumpang Kanza dan Aqila," turur Amelia, Rabu (13/2/2019).

Dikarenakan dalam pengaruh alkohol dan dengan kecepatan tinggi, Nasarudin dan Gondrong langsung menabrak Suzana beserta dua orang anaknya. "Sehingga terjadi kecelakaan, akibat dari kecelakaan tersebut pengendara Vario, Suzana mengalami patah kaki kiri, untuk anak balita yang bernama Kanza mengalami luka serius dan Aqila meninggal dunia di rumah sakit," jelas Amelia.

Sedangkan Nasarudin, mengalami pendarahan di bagian wajah dan luka sobek di pergelangan tangan kiri. Penumpangnya Gondrong mengalami luka di bagian kening sebelah kiri dan memar di bagian dada.

"Keduanya dalam keadaan mabuk kemudian korban dibawa ke RSUP Kepri di Tanjungpinang," kata Amelia.

Saat ini, Satlantas Polres Bintan tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Editor: Gokli