PKP

Koordinasi dengan Kementerian PU, BP Batam Wacanakan Perbaikan Terowongan Pelita
Oleh : Nando Sirait
Kamis | 10-01-2019 | 14:40 WIB
terowongan-pelita11.jpg honda-batam
Kondisi bagian atas Terowongan Pelita pengalami retak. (Foto: Dok Batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam, mewacanakan lakukan perbaikan terowongan Pelita. Menyusul adanya retakan yang sempat viral, pada pertengahan Desember 2017 silam.

Kepala Sub Direktorat Pembangunan Jalan dan Jembatan BP Batam, Boy Zasmita menjelaskan perbaikan ini sendiri, pihak BP Batam telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Selain itu, pihaknya juga telah meminta referensi dari konsultan yang kemudian akan membuka tender untuk perbaikan terowongan tersebut.

"Dari yang kita lihat ada rembesan pada retakan tersebut. Kami dan Kementerian PU sudah berkoordinasi dan sudah melakukan pengecekan sesuai standar PU Nasional. Untuk tender sendiri sudah dilakukan tahun lalu, dan pemenang merupakan kontraktor dari Jakarta," ujarnya, Kamis (10/1/2019).

Menurutnya, retakan pada terowongan akan membuat air merembes dan merusak besi yang menjadi penopang dari Terowongan Pelita. Dimana apabila tidak segera ditangani, maka akan segera membuat pondasi penopang ambruk dikarenakan terkena oksigen dan menyebabkan korosif.

Untuk anggaran perbaikan, Boy belum bisa menyebutnya dikarenakan memakai anggaran dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Namun, BP pernah menyebut bahwa anggaran tambahan dari APBN yang digunakan untuk pengembangan sarana jalan sebesar Rp 110 miliar.

Dana tersebut digunakan untuk membangun dan melebarkan 11 ruas jalan, satu jembatan, dan perbaikan Terowongan Pelita. Setelah dihitung, maka anggaran untuk 11 ruas jalan dan satu jembatan mencapai Rp 106,2 miliar, maka dana untuk perbaikan Terowongan Pelita mencapai Rp 3,8 miliar.

Editor: Yudha