PKP

Nurdin Berharap Atlet Sepak Bola di Kepri Semakin Banyak dan Berkembang
Oleh : Redaksi
Selasa | 08-01-2019 | 10:04 WIB
bola-nurdin.jpg honda-batam
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun saat menghadiri Penutupan Turnamen Bola Kaki di Desa Sedamai Nerakak, Kabupaten Lingga, Minggu (6/1/2019) petang. (Humaskepri)

BATAMTODAY.COM, Lingga - Gubernur H Nurdin Basirun berharap dengan rutinnya digelar perhelatan sepak bola dapat menumbuhkembangkan kemampuan bibit muda tempatan. Event seperti ini, selain menjadi hiburan dan wisata lokal hal ini juga menjadi ladang ekonomi kerakyatan.

"Kita berharap kegiatan seperti ini rutin digelar, menumbuhkan sportivitas, memperkuat silaturahmi dan meningkatkan ekonomi kerakyatan," ujar Nurdin saat menghadiri Penutupan Turnamen Bola Kaki di Desa Sedamai Nerakak, Kabupaten Lingga, Minggu (6/1/2019) petang, seperti dikutip situs resmi Diskominfo Kepri.

Menurut Nurdin, kegiatan seperti ini dapat menjadi salah satu peluang bagi majunya suatu daerah. Tumbuh majunya daerah tersebut maka akan tumbuh pula kesejahteraan dan kejayaan bagi Kepri di masa akan datang.

"Mari kita membangun bersama, kami (pemerintah) akan suport dan membantu agar dikenal masyarakat luas," lanjut Nurdin.

Untuk itu, Nurdin meminta kepada semua masyarakat untuk bersama-sama menghadapi setiap hambatan dan rintangan bukan malah terjerumus di dalam keburukan yang bermula dari adu domba yang membuat warga menjadi tidak kompak. "Bersatu padu dalam jalinan silaturhami dengan asah, asih dan asuh Insya Allah akan diijabahkan. Kalau kita saling dengki dan berprasangka buruk hancurlah komunikasi yang kita bina," tambah Nurdin.

Nurdin pun menyampaikan dalam kesempatan ini berdiri di depan bukanlah sosok Gubernur tetapi sekaligus sebagai Ketua Asprov PSSI, ini menjanjikan prioritas bola kaki yang menjadi antusias masyarakat. "Kita pacu terus bersama prioritas ini kedepan kan dengan dukungan semua pihak termasuk masyarakat," tekad Nurdin.

Untuk tahun 2019, Gubernur Cup akan dilaksanakan di Desa Kute, Kecamatan Singkep Pesisir Kabupaten Lingga, dan Pertandingan U-17 juga dan pendidikan dan pelatihan Wasit.

"Pada tahun ini khusus bola kaki kita konsentrasinya di Dabo Kabupaten Lingga, dan kita akan beri pengembangan bagi para Wasit," tutup Nurdin.

Turnamen sendiri diikuti sebanyak 32 tim yang dibagi ke dalam 4 group masing-masing berisi 8 tim. Penutupan sendiri menyajikan pertandingan final antara Tim Hore-Hore melawan tim Ferisibara yang dimenangkan oleh Tim Hore-Hore.

Editor: Gokli