Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kadisdik Kepri Imbau Sekolah di Batam yang Masih Sewa Ruko Segera Miliki Lahan Sendiri
Oleh : CR-2
Kamis | 13-09-2018 | 09:40 WIB
sekolah-ruko.jpg Honda-Batam
Kepala Dinas Pendidikan Kepri, M Dali. (Foto: Putra)

BATAMTODAY.COM, Batam - Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Riau, Muhammad Dali mengimbau sekolah yang masih berada di Ruko segera miliki lahan sendiri. Sebab, sudah ada pernyataan dalam tiga tahun berdiri sudah memiliki lahan sendiri.

Muhammad Dali mengatakan, pertumbuhan penduduknya yang tinggi membuat Dinas Pendidikan Kepri selalu meleset dalam perhitungan penerimaan peserta didik baru.

"Besarnya pertumbuhan penduduk di Kota Batam membuat masyarakat juga membangun sekolah, namun para pemilik sekolah swasta tersebut selalu dihadapkan dengan permasalahan lahan," kata Muhammad Dali, Rabu (12/9/2018).

Dali mengatakan bahwa sekolah-sekolah yang masih menyewa ruko dalam ukuran standart belajar masih diperbolehkan, Namun, hal itu hanya agar anak-anak bisa sekolah.

"Mau tidak mau yah kami izinkan agar anak-anak bisa sekolah, namun dengan catatan kami akan berikan teguran keras kepada pihak sekolah," ujarnya.

Pihak sekolah swasta diberikan kesempatan selama 3 tahun agar tidak lagi menempatkan bangunan ruko dan sudah memiliki lahan sendiri. "Dalam jangka waktu paling lama tiga tahun sudah harus memiliki lahan sendiri, walaupun belum dibangun setidaknya sudah memiliki lahan untuk dibangun sekolahnya," katanya.

Dali mengatakan, kalau kedapatan sekolah swasta yang dalam jangka waktu tiga tahun masih belum memiliki lahan, pihak sekolah bisa diberikan sanksi, ditutup hingga pencabutan izin untuk sekolah tersebut.

Imbauan tersebut dikarenakan banyaknya sekolah swasta di Kota Batam yang masih menyewa Ruko dalam jangka waktu yang cukup lama dan belum juga memiliki lahan. "Di Batam banyak, tetapi karena masa jabatan saya masih 65 hari sebagai Kadis Pendidikan Kepri, maka secepatnya kami akan memberikan peringatan kepada pihak sekolah yang masih belum memiliki lahan sendiri," tutupnya.

Editor: Gokli