PKP

Sindikat Curas

BNN Bodong Gunakan Dua Pistol Airsoftgun dan Alat Setrum Setiap Beraksi
Oleh : Romi Chandra
Kamis | 31-05-2018 | 10:52 WIB
Screenshot_20180530-225227_1.jpg honda-batam
Barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka sindikat curas yang kerap mengaku anggota BNN. (Foto: Romi Chandra)

BATAMTODAY.COM, Batam - Para pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang berhasil dibekuk gabungan Macan Barelang bersama Jatanras Polda Kepri, Polsek Sagulung dan Polsek Lubukbaja, melakukan aksinya dengan dilengkapi dua pucuk pistol jenis airsoftgun serta alat penyetrum.

Pengakuan para pelaku, pistol tersebut digunakan saat menghadang kendaraan korban untuk menakut-takuti. Sementara alat penyentrum, digunakan untuk menyetrum korban jika tidak mau memberikan apa yang mereka inginkan.

Seperti diakui Marlis (38), dalam beraksi dirinyalah yang memegang pistol bersama dengan Penta (22). Sedangkan Agus Tinus (40), memegang alat penyetrum.

"Korban yang tidak mau mengikuti perkataan kami, maka disetrum. Mereka kami paksa untuk menyerahkan uang dan memberikan pin ATM, agar kami bisa mengambil uangnya," aku Marlis, Rabu (30/5/2018) malam.

Sebelumnya, dua dari tiga komplotan pelaku pencurian dan kekerasan (curas) yang mengaku sebagai anggota BNN tangkapan Tim Gabungan Macan Barelang bersama Jatanras Polda Kepri, Polsek Sagulung dan Polsek Lubukbaja terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.

Pasalnya, dua pelaku tersebut berusaha melawan dan mencoba kabur saat dibekuk petugas. Mereka, bernama Marlis (38) dan Penta (22). Sedangkan satu orang lagi bernama Agus Tinus (40), tidak melakukan perlawanan saat dibekuk.

Editor: Gokli